Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan bahwa kedua pengunjung salah satu kafe di Surabaya yang terindikasi positif Covid-19 dari rapid test tersebut kini telah dibawa ke rumah sakit rujukan.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 15 April 2020 - 12:11 WIB
WowKeren - Aparat kepolisian dari Polda Jawa Timur membubarkan orang-orang yang masih nekat nongkrong di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Sejumlah tempat kerumunan seperti kafe dan warkop (warung kopi) di Surabaya pun dirazia oleh petugas.
Dibantu Dinas Kesehatan (Dinkes), petugas juga melakukan rapid test terhadap para pengunjung kafe. Hasilnya, 2 pengunjung kafe terindikasi positif Covid- 19.
"Kita melakukan razia di lokasi kerumunan dan tempat nongkrong seperti warkop dan cafe di Jalan Gunung Sari," tutur Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, pada Selasa (14/4). "Hasilnya dari rapid test diketahui 2 pengunjung positif Covid- 19."
Lebih lanjut, Truno mengungkapkan bahwa kedua pengunjung yang terindikasi positif dari rapid test tersebut berjenis kelamin pria. Keduanya pun langsung menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit rujukan. "Kedua laki-laki itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim," ujar Trunoyudo.
Sementara itu, Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Jatim Kombes Muhammad Firman mengingatkan bahwa razia serupa akan terus dilakukan. Pasalnya, jumlah pasien yang positif terjangkit virus corona di Jawa Timur kini juga semakin meningkat.
Ia juga menjelaskan bahwa selain membubarkan kerumunan, lokasi tempat nongkrong yang dirazia juga akan langsung disterilkan. Lokasi-lokasi tersebut akan langsung disemprot disinfektan oleh Tim Kimia Biologi Radio Aktif (KBR) Gegana Brimob Polda Jatim. "Lokasi nongkrong langsung dilakukan penyemprotan oleh Tim Kimia Biologi Radio Aktif Gegana Brimob Polda Jatim," jelas Firman.
Selain anggota Polda Jatim dan Dinkes, operasi pengunjung di tempat nongkrong ini juga dilakukan oleh petugas gabungan dari Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, serta TNI. Ketua Satgas Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, mengaku cukup kaget melihat ramainya pengunjung kafe di tengah pandemi corona.
Melihat ramainya sejumlah kafe, Joni memberi peringatan kepada masyarakat agar tetap patuh pada imbauan pemerintah. Menurutnya, warga harus menerapkan physical distancing dan karantina mandiri di rumah secara disiplin.
(wk/Bert)