Badan Legislasi (Baleg) DPR dan sejumlah Menteri telah menggelar rapat untuk membahas RUU Omnibus Law pada Selasa (14/4) kemarin. BEM KM UGM menilai pembahasan Omnibus Law di tengah pandemi corona ini tidak pantas.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 15 April 2020 - 14:53 WIB
WowKeren - DPR RI dan pemerintah kini kembali melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di tengah pandemi corona (Covid-19). Badan Legislasi (Baleg) DPR dan sejumlah Menteri telah menggelar rapat untuk membahas RUU Omnibus Law pada Selasa (14/4) kemarin.
Menanggapi hal tersebut, BEM KM UGM pun menilai DPR RI tidak etis. Pasalnya, DPR justru membahas RUU kontroversial di tengah carut marutnya kondisi Indonesia akibat pandemi corona.
Oleh sebab itu, BEM KM UGM menggelar aksi "Suara Rakyat". Dalam aksi tersebut, surat-surat dari mahasiswa UGM dan kampus-kampus lain akan dikirim ke email DPR RI pada Rabu (15/4) hari ini pukul 19.00 WIB.
"Enggak etis (yang dilakukan DPR). Itu jadi konsepnya kita mengajak semuanya tidak hanya BEM UGM," tutur Menteri Hubungan Luar BEM KM UGM, Wihasmara Bayu, dilansir Kumparan pada hari ini. "Kita ngajak forum BEM se-DIY juga ngajak. Buat ngirim surat itu ke DPR dengan alasan DPR nggak serius dalam menghadapi wabah COVID-19 malah justru memaksa membahas RUU Omnibus Law. Kayak kejar tayang."
Lebih lanjut, Bayu menilai bahwa DPR menjadikan momen pandemi corona untuk membahas RUU yang ramai ditentang tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap akan mengawal persoalan ini.
"Iya benar (wabah corona) jadi justru momen ini pas buat mereka (DPR). Sebenarnya ini sebagai langkah, kita mikir suratnya ini sampai ke DPR belakangan. Tapi menyikapi keberpihakan itu," terang Bayu. "Orang-orang harus paham BEM UGM sedang mengkritisi sidang paripurnanya DPR ini. Kita tetap enggak ninggalin masalah ini."
Menurut Bayu, surat-surat dari mahasiswa di seluruh Indonesia dapat dikirim melalui Ugm.id/TemplateSurat. Semua surat yang terkumpul akan dikirim ke email DPR RI secara serentak.
"Nanti sistemnya jam 7 malam (19.00 WIB) ngirim bareng serentak semuanya entah mahasiswa UGM atau luar UGM kita ngajak berbagai elemen, LSM juga ngirim bareng jam 7 malam nanti. Nanti akan dikirim ke email DPR RI langsung," pungkas Bayu. "Kami meminta DPR fokus penanganan Covid-19."
(wk/Bert)