BREAKING: Bertambah 297, Kasus Positif Corona Indonesia Tembus 5.136
Nasional

Penambahan kasus positif yang terhitung sejak Selasa (14/4) hingga Rabu lebih tinggi daripada satu hari sebelumnya, yakni sebanyak 297 dimana sebelumnya hanya 282.

WowKeren - Pemerintah telah merilis data terbaru terkait jumlah kasus corona (COVID-19) di Indonesia. Seperti diketahui, kasus positif corona di Indonesia terus bertambah setiap harinya.

Hingga Rabu (15/4) sore, pemerintah mencatat ada penambahan sebanyak 297 kasus positif. "Secara keseluruhan kasus positif 297 pasien, total akumulatif 5.136 orang," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan corona Achmad Yurianto melalui konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Rabu (15/4).

Sementara itu dari jumlah tersebut, tercatat pasien sembuh jumlahnya mencapai 446 orang. Jumlah ini lebih sedikit jika dibanding dengan korban yang meninggal. Hingga detik ini, pemerintah mencatat sebanyak 469 pasien meninggal akibat virus ini.

Adapun data tersebut dikumpulkan sejak Selasa (14/4) pukul 12.00 WIB hingga Rabu pukul 12.00. jumlah penambahan kasus hari ini lebih banyak dari satu hari sebelumnya yang berjumlah 282.


"Ada penambahan kasus baru sebanyak 282, sehingga total 4.839 positif," kata Yuri, Selasa (14/4). "Berdasarkan pemeriksaan PCR real time."

Sementara itu, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus terbanyak yakni 2.474 yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut pasien sembuh dilaporkan sebanyak 164 orang dan meninggal 242 orang.

Lalu disusul Jawa Barat dengan jumlah konfirmasi kasus sebanyak 559 dengan total sembuh 23 orang dan meninggal 52 orang. Sementara itu, Jawa Timur mengkonfirmasi sebanyak 499 kasus pada hari ini dengan pasien sembuh sebanyak 81 orang dan meninggal 45.

Sebagai episenter virus corona di Indonesia, DKI Jakarta telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak pekan lalu. Langkah ini kemudian diikuti oleh wilayah sekitarnya seperti Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang dan Pekanbaru.

PSBB diharapkan bisa menekan penyebaran penularan corona. Meski demikian, kebijakan PSBB yang diajukan oleh masing-masing daerah baru bisa diterapkan jika telah disetujui oleh Menteri Kesehatan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait