Indonesia Dinilai Sudah Lewati Fase Awal, Perlu Waspada Potensi Gelombang Kedua COVID-19
Nasional

Fase akselerasi merupakan fase setelah inisiasi yang ditunjukkan dengan laporan kasus baru yang terus mengalami peningkatan. Lalu selanjutnya ada fase puncak.

WowKeren - Dunia saat ini tengah menghadapi masalah yang sama, yakni pandemi corona (COVID-19). Hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia tengah berjibaku melawan pandemi ini.

Dokter spesialis paru-paru Rumah Sakit (RS) Persahabatan Andika Chandra Putra menilai jika Indonesia telah melewati fase inisiasi atau gelombang awal penyebaran pandemi.

"Jadi, kita (di Indonesia) ini fase inisiasi, fase awal," kata Andika dilansir Republika, Kamis (16/4). Saat ini, Indonesia dianggap memasuki fase akselerasi pandemi tersebut.

Fase akselerasi merupakan fase setelah inisiasi. Fase akselerasi ditunjukkan dengan laporan kasus baru yang terus mengalami peningkatan. Lalu berikutnya ada fase puncak yang ditandai dengan jumlah laporan kasus yang paling tinggi dibandingkan dengan sebelum atau sesudahnya.

Sejumlah negara telah ada yang mengalami gelombang kedua pandemi ini. Untuk itu Indonesia juga harus mewaspadai risiko serupa sebab tak menutup kemungkinan hal serupa juga akan terjadi di Indonesia.


Di negara-negara lainnya, gelombang kedua ditandai dengan adanya pengulangan kasus infeksi pada seseorang, yang sebelumnya sudah dinyatakan sembuh dari corona.

"Second wave itu saya lihat agak normal karena dalam satu pandemi kita tahu ada beberapa fase," tutur Andika. "Apalagi, ini pandemi yang sifatnya infeksi. Tentu ada risiko reinfeksinya bisa saja terjadi."

Gelombang kedua dapat terjadi dari adanya kasus yang berasal dari luar negara tersebut atau imported case. Ketika suatu wilayah telah melaporkan nihil kasus corona baru hingga akhirnya mulai melonggarkan lockdown lalu kemudian terjadi lonjakan karena adanya imported case.

"Jadi, mereka dalam beberapa hari kasusnya zero, kemudian lockdown dikurangi," jelas Andika. "Tetapi, kemudian kasusnya naik lagi dari imported cases."

Sebelumnya, Tiongkok melaporkan kasus corona di negaranya kembali mengalami peningkatan. Peningkatan ini disebut tidak berasal dari transmisi lokal seperti sebelumnya namun lebih ke imported case berasal dari orang yang datang dari luar Tiongkok.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait