8 Ribu Orang DKI Diprediksi Positif Corona, Anies Baswedan Yakin PSBB Bakal Diperpanjang
Nasional

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memproyeksikan 8 ribu masyarakat Ibu Kota bakal terjangkit COVID-19. Oleh karena itu ia meminta jajarannya bersiap, termasuk memperpanjang masa PSBB.

WowKeren - Hingga hari ini (16/4) nyaris 50 persen kasus COVID-19 di Indonesia berada di DKI Jakarta. Namun nyatanya ribuan pasien COVID-19 di DKI Jakarta saat ini belum menjadi puncaknya.

Sebab dalam rapat virtual yang digelar oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ia menyebut ada potensi jumlah kasus positif COVID-19 membengkak mencapai 8 ribu orang. Angka ini muncul ketika pemerintah membahas perihal kapasitas rumah sakit dalam mengatasi wabah.

"Ini kalau kita menggunakan proyeksi yang ada, mungkin bisa sampai sekitar 8 ribu kasus Bapak, Ibu, dalam waktu dekat ini," terang Anies, dilansir dari CNBC Indonesia. "Dan bila 8 ribu kasus, 20 persen butuh pelayanan rumah sakit, maka itu sudah sangat membebani."

Saat ini Ibu Kota sudah dilengkapi dengan 190 rumah sakit yang siap melayani pasien COVID-19. Namun pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong agar fasilitas-fasilitas lain bisa dimanfaatkan sebagai rumah sakit darurat.


"Kita sudah siapkan tempat-tempat di DKI yang bisa tampung pasien apabila terjadi peningkatan terus. Ini sudah kita lakukan tiga minggu lalu," kata Anies. "Ada GOR, gedung pertemuan besar, sasana krida, dan lain-lain. Bila sampai jumlahnya meningkat itu akan menjadi tempat alternatif."

Lonjakan jumlah kasus positif itu pun dikaitkan dengan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebagai pengingat, PSBB di DKI Jakarta sudah berlangsung sejak Jumat (10/4) lalu.

PSBB yang perdana diadakan di Indonesia ini akan dijalankan sampai 14 hari setelahnya, atau hingga tanggal 24 April 2020. Namun baru 6 hari berjalan, dengan kondisi yang kian pelik, Anies pun meyakini PSBB akan diperpanjang.

"Lalu bahwa pembatasan ini memang menurut Peraturan Menkes, itu diberlakukan selama 14 hari. Padahal dalam kenyataannya wabah seperti ini tidak bisa selesai dalam 14 hari," kata Anies. "Karena itu hampir pasti PSBB harus diperpanjang."

Ia menegaskan prediksinya ini bukan bermaksud menakut-nakuti, namun agar jajaran pemerintah lebih bersiap dengan kondisi terburuk. "Bila ternyata pendek, alhamdulillah. Tapi bila asumsinya pendek ini tapi (ternyata panjang) keteteran nanti," pungkasnya.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait