Kabar Gembira, PLN Akui Kaji Wacana Diskon Bagi Pelanggan Listrik 1.300 VA Terdampak Corona
Nasional

Pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA sudah mendapat keringanan tarif akibat pandemi COVID-19. Kini PLN mengaku tengah mengkaji rencana serupa bagi pelanggan listrik 1.300 VA.

WowKeren - Pemerintah terus memberikan stimulus agar perekonomian Indonesia tetap terkendali di tengah wabah virus Corona. Salah satu yang diberikan adalah berupa diskon bagi pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tbk.

Sebelumnya pemerintah menarget memberikan stimulus berupa penggratisan biaya listrik kepada pelanggan 450 VA serta diskon 50 persen untuk pengguna 900 VA. Kini pemerintah disebut-sebut tengah mengkaji rencana pemberian stimulus serupa ke pengguna listrik berdaya 900 VA nonsubsidi dan 1.300 VA.

Wacana tersebut diungkap oleh Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini belum lama ini. Dalam kesempatan itu, Zulkifli menegaskan rencana pemberian diskon masih dikaji oleh pihak manajemen PLN.

"Kami terus memonitor pelanggan rentan yang menggunakan listrik golongan 900 VA nonsubsidi dan 1.300 VA," tutur Zulkifli dalam rapat dengar pendapat (RDP) virtual dengan DPR RI, seperti dilansir dari Kompas TV, Selasa (21/4).


Terkait dengan biaya yang mungkin digelontorkan untuk stimulus tersebut, Zulkifli belum bisa memberikan informasi detail. Namun bila merujuk pada biaya tagihan per bulannya, untuk golongan 900 VA nonsubsidi biasanya sebesar Rp 190 ribu dan pengguna 1.300 VA biasanya sebesar Rp 450 ribu.

PLN harus mempertimbangkan sejumlah aspek sebelum menentukan jadi atau tidaknya stimulus itu diluncurkan. Salah satunya dengan melihat pembayaran biaya listrik yang jatuh tempo pada Senin (20/4) kemarin. Dari sana, PLN akan memetakan pelanggan mana saja yang terdampak COVID-19.

"Kalau sudah 20 April kita bisa tahu berapa banyak pelanggan 900 VA dan 1.300 VA yang betul-betul kesulitan membayar listrik," terang Zulkifli. "Nanti akan kami bagikan datanya."

Namun demikian, Zulkifli mengakui kondisi saat ini belum memungkinkan bagi PLN untuk memperluas insentif tarif listrik dalam skala besar, seperti misal pelanggan sektor bisnis dan industri. "Kalau insentif skala besar, sudah pasti PLN tidak akan mampu melaksanakannya karena balance sheet kami tidak bisa," pungkas Zulkfili.

Di sisi lain, stimulus keringanan biaya listrik ini sudah diberikan kepada pengguna berdaya 450 VA dan 900 VA. Untuk pengguna 450 VA pun dibagikan merata, baik ke pelanggan prabayar yang menggunakan token, dan pelanggan pascabayar.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait