Ada Kasus Pasien COVID-19 Sembuh Tiba-tiba Meninggal, Ini Penjelasan Profesor
Nasional

Kedua pasien Covid-19 asal Jawa Timur tiba-tiba dinyatakan meninggal dunia usai dinyatakan sembuh dari corona. Menjawab pertanyaan yang muncul dari kasus tersebut, Guru Besar Kedokteran Unair pun buka suara.

WowKeren - Di Indonesia terdapat kasus corona dimana pasien positif Covid-19 meninggal dunia usai dinyatakan sembuh dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Kejadian tersebut menimpa dua pasien yang berasal dari Jawa Timur.

Salah satu pasien yang meninggal tersebut berusia 41 tahun yang dipulangkan dari sebuah rumah sakit di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Yang bersangkutan dipulangkan dari Rumah Sakit pada Jumat (17/4) pukul 11.00 WIB, tidak begitu lama, pasien tersebut meninggal pada pukul 23.00 WIB.

Pasien itu hanya bertahan selama 12 jam sejak dipulangkan dari rumah sakit. Sementara itu, pasien lainnya adalah adalah pasien yang dirawat di daerah Lumajang, Jawa Timur.

Peristiwa ini kemudian menimbulkan pertanyaan bagaimana mereka yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 justru meninggal dunia secara tiba-tiba?

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Prof Dr David S Perdanakusuma menjelaskan alasan dibalik meninggalnya pasien-pasien tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua pasien tersebut mempunyai kondisi atau penyakit yang diderita selain corona.


"Jadi ketika hasil tesnya negatif maka perlu disertai evaluasi klinis secara menyeluruh (untuk memastikan tidak ada penyakit kronis lainnya selain Covid-19)," ujarnya dilansir Kompas, Selasa (21/4).

Prof David menambahkan, virus SARS-CoV-2 yang ada di pasien yang bersangkutan mungkin sudah hilang atau tidak ada, namun bukan berarti kerusakan yang ditimbulkan juga sudah membaik. "Jadi sepertinya, jika dinyatakan negatif sudah menganggap sembuh dari sakitnya," terangnya. "Virusnya mungkin sudah hilang namun bukan berarti kerusakan yang telah ditimbulkan juga sudah membaik."

Ia kemudian mengingatkan kepada masyarakat agar tak hanya berfokus pada persoalan virus corona saja. “Saat ini fokus kita tersita pada virus corona, jadi sepertinya jika dinyatakan negatif sudah menganggap sembuh dari sakitnya,” katanya.

Apa yang terjadi saat ini merupakan sebuah dilema lantaran banyaknya pasien yang dirawat, sementara tempatnya juga terbatas. Sehingga kondisi yang membaik dapat diteruskan dengan perawatan di rumah. "Yang menjadi pertanyaan, apakah dipulangkan karena sudah sembuh atau sudah dinyatakan negatif namun perlu pengawasan," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pasien yang diperkenankan pulang dengan hasil negatif dan dinyatakan sembuh mungkin masih memerlukan perawatan lanjutan dan observasi. "Makanya hasil tes perlu disertai evaluasi klinis secara menyeluruh," pungkasnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait