Kritik Jokowi Lambat Larang Mudik 2020, Demokrat: Coronanya Sudah Keburu Menyebar
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan, mengaku pihaknya telah mendorong pemerintah untuk melarang mudik sejak bulan lalu. Namun Jokowi baru menyatakan larangan mudik pada Selasa (21/4) hari ini.

WowKeren - Presiden Joko Widodo dikritik lambat dalam memutuskan pelarangan mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Kritik tersebut disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan.

Presiden Joko Widodo dikritik lambat dalam memutuskan pelarangan mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Kritik tersebut disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan.

Menurut Irwan, pihaknya telah mendorong pemerintah untuk melarang mudik sejak bulan lalu. Namun, Jokowi diketahui baru mengumumkan larangan mudik tersebut pada Selasa (21/4) hari ini. Irwan pun menilai kelambatan Jokowi tersebut membuat virus corona sudah terlanjur menyebar dari warga yang "mencuri start" mudik.

"Saya apresiasi, walaupun dengan catatan sangat lambat respons Presiden ini, karena coronanya sudah keburu menyebar," tutur Irwan pada Selasa (21/4) hari ini. "Dari beberapa yang terbukti, masuk golongan mudik duluan."

Sebagi informasi, Pemprov DKI Jakarta mencatat sebanyak 58.801 orang telah meninggalkan Ibu Kota pada 1-17 April 2020. 23.557 orang menumpang bus AKAP dan 35.224 orang menumpang kereta.


Lebih lanjut, Irwan meminta agar pemerintah serius dalam menerapkan larangan mudik tahun ini. Larangan mudik ini menurutnya harus diikuti dengan pengerahan semua kekuatan di perbatasan laut, darat, dan udara.

Pemerintah juga diharapkan telah sepakat dalam kebijakan ini. Irwan berharap agar kebijakan yang tidak kompak dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak sampai terulang.

"Pak Jokowi harus betul-betul memperlihatkan posisi beliau sebagai presiden dan ditindaklanjuti sampai bawah," kata Irwan. "Sehingga larangan presiden bisa membantu usaha pemerintah dalam memutus mata rantai covid."

Hal serupa juga diungkapkan oleh anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. "Tanpa ada tim yang mengawal, larangan ini akan ompong seperti apa yang terjadi dengan PSBB," ujar Mardani dihubungi terpisah.

Menurut Mardani, Jokowi terlambat mengambil langkah larangan mudik ini karena sudah banyak orang yang pulang kampung. Ia juga menilai bahwa Jokowi perlu menyiapkan insentif bagi warga yang tidak mudik tahun ini beserta keluarga mereka.

"Biasanya yang mudik itu bawa bantuan untuk mereka yang di kampung," pungkas Mardani. "Pastikan bahwa ada bantuan yang diberikan dapat di-cover pemerintah."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts