Mudik Dilarang Demi Cegah Corona, KAI Batalkan Perjalanan Kereta Api Jakarta-Bandung
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Bagi penumpang yang terimbas kebijakan ini, akan mendapat bea pengembalian tiket sebesar 100 persen. Penumpang akan dihubungi oleh KAI dan dituntun untuk prosedur.

WowKeren - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk melarang masyarakat mudik demi menekan penyebaran virus corona (COVID-19). Menindaklanjuti keputusan itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero membatalkan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh.

Pembatalan tersebut akan efektif berlaku mulai Jumat (24/4). Hal itu sebagaimana dijelaskan oleh VP Public Relations KAI Joni Martinus.

"Pembatalan seluruh perjalanan KA Jarak Jauh ini kami lakukan guna menindaklanjuti keputusan pemerintah," kata Joni melalui keterangan tertulis, Rabu (22/4). "Atas larangan Mudik Lebaran 2020 untuk masyarakat."

Ia melanjutkan jika pada Selasa (21/4), KAI membatalkan sebanyak 14 perjalanan kereta api Jarak Jauh dari dan menuju Daop 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung dengan berbagai tujuan. Hingga mulai 24 April, KAI sudah tidak mengoperasikan kereta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

"Total sejak 23 Maret 2020, KAI telah membatalkan sebanyak 401 perjalanan kereta api," lanjut Joni. "Dengan rincian 213 KA Jarak Jauh dan 188 KA Lokal."


Sementara itu, bagi penumpang yang terimbas kebijakan ini, akan mendapat bea pengembalian tiket sebesar 100 persen. Penumpang akan dihubungi oleh KAI dan dituntun untuk prosedur.

Sedangkan bagi penumpang yang belum mendapat konfirmasi dari Contact Center 121 bisa melakukan pembatalan sendiri melalui aplikasi KAI Access maupun datang ,langsung ke loket stasiun.

"KAI memohon maaf bagi para penumpang yang perjalanannya tertunda akibat pembatalan perjalanan ini," tutur Joni. "Hal ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran COVID-19 pada saat mudik Lebaran 2020."

Hal senada sebelumnya sempat dijelaskan oleh Eva Chairunisa selaku Senior Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) I Jakarta. PT KAI memastikan bahwa biaya tiket akan dikembalikan 100 persen kepada calon penumpang.

Terkait larangan mudik yang baru disampaikan oleh Bapak Presiden akan dibahas dulu, seperti apa skenario implementasinya," ungkap Eva, Rabu (22/4). "Untuk tanggal 24 (April) kalau pun ada yang terdampak pasti (refund) dikembalikan 100 persen."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts