HG alias I (22) ditangkap usai ketahuan meletakkan sebuah benda diduga bom di depan Masjid Nurul Yaqin, Kalteng. Aksinya ini sukses meresahkan masyarakat yang juga dipusingkan dengan wabah Corona.
- Elvariza Opita
- Sabtu, 02 Mei 2020 - 13:32 WIB
WowKeren - Indonesia sedang dibuat "berantakan" dengan pandemi virus Corona, serupa dengan yang dialami negara-negara lain. Namun yang tak disangka, masih ada saja oknum tak bertanggung jawab yang mencoba melakukan aksi teror nan meresahkan di tengah situasi serba krisis seperti sekarang.
Hal ini terbukti dari aksi dua oknum di Kalimantan Tengah yang justru kedapatan meletakkan sebuah benda diduga bom di pelataran masjid. Adalah seorang pemuda HG alias Iwan (22) yang ditangkap setelah terekam CCTV sedang meletakkan bom di Masjid Nurul Yaqin.
Informasi ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Berdasarkan rekaman CCTV Masjid Nurul Yaqin benda diduga bom itu diletakkan oleh seorang pria muda pada Jumat (1/5) sekitar pukul 18.00 WIB.
Video CCTV itu turut merekam pula pelaku yang terlihat menumpang motor bebek berwarna kuning dan turun di pertigaan tak jauh dari masjid. Berdasarkan keterangan minim itulah kepolisian bergerak dan berhasil menangkap sang pelaku.
"Setelah kami lakukan penyelidikan, diketahui Tosa kuning (sepeda motor) tersebut milik Saudara Akbar (saksi 1)," ujar Kapolres Seruyan, AKBP Agung Tri Widiantoro, dilansir dari Detik News, Sabtu (2/5). "Yang pada saat kejadian digunakan oleh Saudara TH (20) saksi 2 untuk mengantar galon ke Jalan Kapten Mulyono, Kuala Pembuang I, Kabupaten Seruyan."
Rupanya usai mengantar galon, TH bertemu dengan Iwan yang merupakan teman SMA-nya. Iwan meminta izin agar boleh menumpang. Dalam perjalanan itu Iwan sempat mengaku bahwa barang yang dibawanya adalah bom, namun saksi TH tak mengindahkan karena dianggap bercanda semata.
Dari bukti CCTV serta keterangan para saksi, akhirnya Iwan berhasil diringkus oleh Unit Crisis Respon Time (CRT) Polres Seruyan. Terduga pelaku diringkus di sebuah ruang di SD Asseruyaniyyah Kuala Pembuang pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 04.20 WIB.
"Pelaku berhasil kami tangkap di rumahnya menjelang pagi," kata AKBP Agung. "Dan langsung kami bawa ke Polres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya."
Lebih lanjut, saat ini Iwan masih dalam pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian. Namun sampai berita ini diturunkan belum diketahui apa motif di balik aksi meresahkan Iwan tersebut, yang bersamaan dengan bulan suci Ramadan sekaligus pandemi COVID-19.
(wk/elva)