Jepang Keluarkan Aturan Bersikap Selama Darurat Corona, Tuai Protes Warga
Dunia

Pemerintah Jepang mengeluarkan aturan baru tentang perilaku masyarakat demi menekan penyebaran virus corona bertepatan dengan perpanjangan status darurat nasional. Sayangnya, aturan tersebut mendapat protes dari para warga.

WowKeren - Pemerintah Jepang telah resmi memperpanjang keadaan darurat nasional virus corona (COVID-19) hingga 31 Mei mendatang. Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Pemerintah pun turut mengeluarkan aturan baru tentang perilaku masyarakat demi menekan penyebaran virus corona bersamaan dengan status darurat tersebut. Sayangnya, aturan tersebut mendapat tentangan dan protes dari penduduk setempat lantaran dinilai terlalu menggurui.

Dilansir CNN, Kamis (7/5), dalam jumpa pers, seorang pakar panel mengatakan kasus baru virus corona di Jepang telah menurun, tetapi tindakan darurat akan tetap berlaku dan pedoman baru harus dijadikan norma. Norma baru yang disarankan berupa kewajiban mengenakan masker di luar ruangan, menjaga jarak sekitar dua meter di antara kerumunan, memberlakukan kerja jarak jauh sebanyak mungkin, menghindari ruang penuh sesak, dan rutin mencuci tangan dengan sabun.


Selain itu, orang-orang yang bersantap di restoran harus duduk di luar, serta berdampingan sambil menjaga jarak ketika mengobrol. Hal ini semakin menambah reaksi negatif dari masyarakat.

Bahkan aturan tersebut justru memicu kritik di media sosial. Seperti salah satu pengguna Twitter yang menuliskan kritikannya sebagai berikut:

"Aku tercengang. Tidak ada para ahli di dunia yang mendesak nasihat semacam ini, hanya para ahli di Jepang. Sepertinya mereka mempelajari virus, bukan perilaku manusia. Apa yang lebih menakutkan daripada virus adalah orang-orang tidak tahu yang memberikan panduan kepada masyarakat tentang cara menanganinya," cuit netizen tersebut di Twitter.

Adapula pengguna Twitter lainnya yang mengunggah orang-orang yang sedang bersantap seorang diri di luar ruangan, dan anak-anak di sekolah dasar makan siang di meja dengan pelindung di sekitar mereka. "Taiwan dan Korea Selatan mengalahkan virus corona dan mereka sudah menerapkan tindakan dalam foto-foto (itu). Kami mungkin juga (akan) melakukan hal yang sama, mengenakan masker atau makan sendirian tidaklah sulit dan juga tidak melanggar hak asasi manusia," sindir netizen tersebut.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait