Tetap Berjaya di Tengah Pandemi Corona, Afrika Selatan Tawarkan Wisata Safari Virtual
Reuters/Toru Hanai
Dunia

Sang pendiri Graham Wallington mengungkapkan jika jumlah peminat wisata safari virtual ini mengalami peningkatan hingga lima kali lipat dalam dua minggu pertama di bulan Maret.

WowKeren - Sejumlah pengelola kebun binatang di Indonesia maupun seluruh dunia mengeluhkan imbas virus corona (COVID-19) bagi satwa-satwa. Sepinya kunjungan akibat lockdown turut mengancam keberlangsungan hidup satwa tersebut.

Tak sedikit dari pengelola kebun binatang yang mengeluhkan masalah finansial sehingga tidak mampu lagi memberikan pakan pada satwa-satwa malang itu. namun rupanya tidak demikian halnya dengan perusahaan safari WildEarth di Afrika Selatan.

Di tengah pandemi corona yang melanda, mereka mampu menghadirkan safari virtual ke para pemirsa dengan berbekal kamera. Sang pendiri Graham Wallington mengungkapkan jika jumlah peminat wisata safari virtual ini mengalami peningkatan.

"Kami telah melihat peningkatan dramatis dalam pemirsa kami tentang safari hidup kami," kata dia dilansir Reuters, Jumat (8/5). "Peningkatan lima kali lipat dalam dua minggu pertama di bulan Maret."


Wallington menuturkan jika saat ini safari virtual tersebut mampu menarik hingga 3 juta pemirsa dalam sebulan. dengan satu safari virtual yang paling banyak ditonton mencatat 200 ribu penonton.

Penonton dapat melihat hewan apa saja yang dilihat oleh pemandu sebanyak dua kali sehari. Sejauh ini, perusahaan tersebut telah merekam 200 tempat di seluruh Afrika timur dan selatan sejak didirikan pada tahun 2006. Mereka juga telah memasang kamera yang siap merekam 24 jam di atas sumber air di Djuma Afrika Selatan Game Reserve. Kamera ini merekam langsung hewan apapun yang datang untuk minum.

Misalnya seperti sekawanan serigala dan anjing liar Afrika yang berebut bangkai kudu, seekor macan tutul yang melompat keluar dari pohon, seekor induk cheetah bermain dengan anak-anaknya dan bertemu dengan gajah, kuda nil, singa, babon dan jerapah. Pemandu akan menceritakan bagaimana aktivitas satwa saat mengikuti mereka.

Rekaman semacam ini bisa dinikmati secara gratis. WildEarth menghasilkan pendapatan dari menjual video premium ke penyiar, dari barang dagangan dan sejumlah kecil iklan. Meski demikian, mereka menolak untuk berbagi mengenai berapa besar omset yang mereka dapatkan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait