Menteri BUMN Erick Thohir Ganti Direktur Utama KAI, Jadi Siapa?
Nasional

Pengangkatan dan pemberhentian direksi PT KAI ini dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Selain posisi Dirut, ada 4 jajaran direksi lain yang juga dirombak oleh Erick.

WowKeren - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merombak direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Pengangkatan dan pemberhentian direksi PT KAI ini dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

"Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, dalam hal Menteri BUMN bertindak selaku Rapat Umum Pemegang Saham," demikian kutipan salinan surat Nomor : SK-142/MBU/05/2020, dilansir pada Jumat (8/5). "Maka pengangkatan dan pemberhentian Direksi ditetapkan oleh Menteri."

Erick menunjuk Didiek Hartantyo sebagai Direktur Utama KAI yang baru menggantikan Edi Sukmoro. Selain posisi Dirut, ada 4 jajaran direksi lain yang juga dirombak oleh Erick.

Maqqin U Norhadi ditunjuk Erick sebagai Direktur Niaga menggantikan Dody Budiawan. Kemudian Agung Yunanto ditunjuk sebagai Direktur SDM dan Umum menggantikan R Ruli Adi.


Selain itu, Jeffrie N. Korompis ditunjuk Erick sebagai Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Usaha menggantikan Amrozi Hamidi. Didiek Hartantyo yang telah ditunjuk sebagai Dirut KAI sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan, kini jabatannya diisi oleh Rivan Achmad Purwantono.

Orang-orang yang telah ditunjuk sebagai Direksi anyar KAI pun dilarang merangkap jabatan di Direksi BUMN lain. Oleh sebab itu, jika ada anggota Direksi yang rangkap jabatan, maka mereka harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatan tersebut.

"Bagi anggota-anggota Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada Diktum ketiga keputusan ini yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan Direksi Badan Usaha Milik Negara," terangnya. "Maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut."

Di sisi lain, sebagai Dirut KAI yang lama, Edi Sukmoro mengaku memiliki banyak harapan kepada Didiek. Ia pun memohon agar tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di KAI.

"KAI harus bisa lebih baik, dan masa-masa sulit ini saya mohon tidak ada PHK," ujar Edi dilansir Liputan6.com pada Jumat (8/5). "Karena karyawan bawah perlu didukung, agar bertahan hidup."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait