Badan Intelijen Negara RI Antisipasi Peretas Dari Tiongkok
Nasional

Sebuah perusahaan keamanan Israel menyebut bahwa alat peretas Aria-Body yang dibuat oleh grup Naikon APT asal Tiongkok telah dikerahkan untuk melawan pemerintah dan perusahaan BUMN di Australia serta Asia Tenggara

WowKeren - Badan Intelijen Negara (BIN) angkat bicara terkait alat peretas Aria-Body yang disebut dibuat oleh grup Naikon APT asal Tiongkok. BIN mengaku sudah mengetahui soal alat peretas tersebut dan telah melakukan langkah antisipasi terkait ancaman teknologi tersebut.

"Untuk alat kami sudah tahu dan sudah diantisipasi," terang Juru Bicara BIN, Wawan Hari Purwanto, dilansir Republika pada Sabtu (9/5). Menurut Wawan, peralatan BIN yang digunakan untuk mengantisipasi alat peretas Tiongkok tersebut terus diperbaharui dari waktu ke waktu.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan bahwa BIN telah melakukan langkah- langkah pengamanan secara terukur terhadap kerahasiaan negara. Namun, hal ini dianggapnya sebagai hal yang biasa di dunia pengamanan informasi.

"Karena hal semacam itu biasa terjadi di dunia pengamanan informasi," jelas Wawan. "Kita lakukan perlindungan maksimal terhadap kerahasiaan negara."


Selain itu, Wawan juga menjelaskan bahwa peralatan pengamanan informasi terus berkembang dan BIN terus mengikuti perkembangan tersebut. Wawan mengungkapkan bahwa hal-hal yang sangat rahasia tidak disimpan di tempat yang dapat diretas oleh pihak mana pun. "Kalau di tempat yang bisa diretas pasti itu dokumen yang bukan sebenarnya," ungkap Wawan.

Sebagai informasi, grup Naikon APT diduga terhubung dengan militer Tiongkok. Menurut Wawan, dugaan tersebut sebenarnya dapat dikonfirmasi langsung ke pemerintah Tiongkok. "Konfirmasi dengan negara lain juga biasa dilakukan," kata Wawan.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait Aria-Body. "Belum ada informasi terkait hal tersebut. Kami pelajari dulu," jelas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kemhan, Kolonel Kav Ignatius Eko Djoko Purwanto.

Sebelumnya, sebuah perusahaan keamanan Israel menyebut bahwa alat peretas Aria-Body telah dikerahkan untuk melawan pemerintah dan perusahaan BUMN di Australia serta Asia Tenggara. Sebuah perusahaan keamanan siber di Israel lantas mengindentifikasi Aria-Body tersebut sebagai senjata yang dipegang oleh sekelompok peretas (grup Naikon APT) yang sebelumnya telah dilacak ke militer Tiongkok.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait