Terungkap, Ini Penyebab Penumpang Bandara Soetta Menumpuk Acuhkan Physical Distancing
Nasional

Terungkap, ini penyebab penumpang di Bandara Soekarno Hatta menumpuk hingga berdesak-desakan mengacuhkan anjuran physical distancing semasa wabah corona.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah melakukan pelonggaran transportasi di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng pun sudah kembali dibuka secara terbatas sejak Kamis (7/5) lalu.

Namun, aktivitas di Bandara Soetta telah menghebohkan publik lantaran para penumpang terlihat berkerumun dan berdesakan seolah tidak mempedulikan aturan social distancing. Penumpukan penumpang terlihat terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Rupanya, penumpukan tersebut terjadi karena dipicu adanya 13 jadwal penerbangan di waktu yang hampir bersamaan. “Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan,” jelas Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga dalam keterangannya, seperti dilansir dari CNNIndonesia pada Kamis (14/5).

Febir menjelaskan jika kepadatan di Terminal 2 Bandara Soetta sempat terjadi sekitar pukul 04.00 pagi. Kepadatan dipicu oleh 11 penerbangan milik Lion Air Grup dan dua penerbangan Citilink yang hampir bersamaan antara pukul 06.00-08.00 pagi.

Meski demikian, kepadatan tersebut diklaim Febri hanya berlangsung sesaat saja. Setelah itu, aparat gabungan di bandara juga telah datang dan berusaha mengurai antrean. Mereka meminta seluruh penumpang agar menerapkan physical distancing.


Terakhir, Febri menjelaskan jika pihaknya akan terus melakukan evaluasi dengan mengatur jadwal keberangkatan. Hal ini dilakukan demi mencegah penumpukan penumpang kembali terjadi.

Kini, Bandara Soetta diperkirakan akan menerbangkan setidaknya 5.700 penumpang dari total 105 penerbangan pada Kamis (14/5). Para penumpang bisa mengakses moda teransportasi ini dua terminal yang telah beroperasi dan disediakan pemerintah tersebut.

Sebelumnya, insiden menumpuknya penumpang di bandara Soetta telah menuai berbagai macam kritik. Salah satunya dari Ombudsman yang mengaku kecewa dengan keputusan pemerintah dalam melakukan pelonggaran transportasi. Ombudsman juga mengkritisi petugas bandara yang dinilai tidak siap menangani penumpang di masa pandemi.

”Saya selaku anggota Ombudsman sangat-sangat kecewa terhadap komitmen pemerintah mencegah penyebaran COVID ini,” kritik Anggota Ombudsman Alvin Lie Alvin. “Kecewa dengan komitmen penyelenggaraan transportasi udara, dan ketidaksiapan pengelola bandara dalam mengatasi situasi ini.”

”Mereka (pengelola bandara) punya hak dan bahkan wajib untuk memantau pergerakan pesawat, pergerakan penumpang setiap hari,” sambungnya. “Nah kalau sampai mereka enggak punya data, itu yang perlu diungkap. Apa kerja mereka selama ini.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait