Petugas Kasir Mal Meninggal Karena COVID-19 Jadi Sorotan, Warga 'Bandel' Tuai Kritikan Keras
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Seorang petugas kasir yang terinfeksi virus COVID-19 hingga meninggal di dunia di Medan menjadi sorotan. Tak sedikit warganet yang turut merasa kesal dengan akibat dari 'kebandelan' para pelanggar physical distancing tersebut.

WowKeren - Kebijakan untuk membuka kembali pusat perbelanjaan di beberapa kota menjadi sorotan beberapa waktu terakhir. Pasalnya, kebijakan tersebut menjadi sumber permasalahan baru lantaran banyak masyarakat yang mengabaikan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan justru menimbulkan kerumunan.

Salah satu permasalahan yang berbuntut panjang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan Medan. Diketahui, salah seorang pegawainya yang bekerja sebagai kasir dinyatakan positif COVID-19.


Bahkan perawat tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Murni Teguh Medan dengan status positif COVID-19. Hal ini membuat Kadis Kesehatan Kota Medan akan melakukan rapid test kepada semua karyawan yang berada di pusat perbelanjaan tersebut.

Menurut hasil rapid test dinyatakan 14 dari 108 orang reaktif. Sehingga 14 karyawan ini kembali melakukan rapid test di rumah sakit swasta, Royal Prima. Namun hasilnya berbeda terbalik dengan rapid test yang dilakukan oleh Gugus Tugas COVID-19 Kota Medan dan justru menyatakan jika seluruh karyawan tersebut negatif virus corona.

Munculnya kabar tersebut akhirnya menyulut kekhawatiran kalangan pengunjung. “Bener kabar itu bang? Aku jadi takut. Hari ini aku dua kali balik ke sana untuk keperluan bahan-bahan,” ujar salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya.

Tak sampai di situ, kabar terkait hal ini juga rupanya turut disoroti oleh netizen di media sosial. Tak sedikit yang merasa jengkel dengan warga-warga bandel yang tetap nekat ke mal di tengah wabah corona.

"Kemarin gue baca berita mal di medan kan dibuka tuh terus kasirnya positif covid dan pengunjungnya jadi panik katanya. Baru skg aja lu pada panik," komen @xd*****oun. "La iyalah kita udah capek-capek mengurung diri dirumah & tidak melakukan ibadah ke masjid tp penyebaran corana tetap tak terbendung Krn ramainya orang ke mall2 & ngantri dibandara utk mudik, apa gak sia2 klo kayak gini," ujar @an*****pp.

Sementara itu, ada beberapa netizen yang membenarkan jika informasi tersebut salah. Peristiwa dimana seorang kasir meninggal karena COVID-19 itu tidak terjadi di mal melainkan sebuah supermarket yang menyediakan kebutuhan masyarakat di tengah pandemi.

"Kenapa berita yang tersebar malah "seorang kasir mal di medan positif corona" ya? orang2 di luar medan pasti bakal ngira "mal" tmpt belanja, tmpt hura2. pdhl yg sebenarnya itu, brastagi supermarket, bukan mal, duh mal di medan sepi, beberapa mal emang tutup," terang @iam*****nn. "Dan sedikit informasi lg, brastagi supermarket mmg dikunjungi kerna terkenal supermarket yg lengkap & menjual sayur, buah, serta ikan yg msh sgt segar. selama yg saya tahu, mereka sgt tertib menerapkan physical distancing. sekali lagi, yg dimkud bukan mal, tp supermarket ya gais."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts