KFC Indonesia 'Nyerah' Tutup 115 Gerai Imbas Corona, Karyawan Kena Berbagai Dampak Ini
Nasional
COVID-19 di Indonesia

KFC Indonesia seolah ikut tak berkutik akibat adanya pandemi virus corona (COVID-19) hingga memutuskan tutup 115 gerai. Ini berbagai dampak yang diderita karyawan.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) telah menciptakan situasi krisis perekonomian dunia yang menimpa berbagai perusahaan hingga kalangan masyarakat. Salah satunya adalah KFC Indonesia yang akhirnya memutuskan untuk menutup ratusan restorannya di sejumlah wilayah Indonesia.

PT Fast Food Indonesia Tbk yang membawahi restoran waralaba cepat saji KFC menyatakan akan menutup 115 gerai akibat pandemi virus corona. Keputusan tersebut telah mempengaruhi hingga 10 ribu karyawan KFC Indonesia.

”Hingga saat ini terdapat 115 gerai yang ditutup karena mal/plaza harus tutup karena dampak COVID-19 di berbagai kota di Indonesia,” tulis surat manajemen seperti dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (22/5). “Bukan hanya di Jakarta.”

Secara rinci melalui keterbukaan informasi, KFC Indonesia telah merumahkan hingga 4.988 karyawannya. Sementara itu, sebanyak 4.847 karyawan lainnya harus rela untuk dipotong gaji.


Pihak manajemen membongkar jika pendapatan KFC di Indonesia telah merosot tajam dari 25 persen hingga 50 persen. Hal ini disebabkan lantaran berhentinya operasional perusahaan dalam tiga bulan terakhir imbas pandemi corona.

Meski demikian, perusahaan memastikan pihaknya akan tetap memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek. Diantaranya adalah utang usaha dan pokok obligasi kepada lembaga terkait.

Selain itu, pihak manajemen juga memastikan bahwa perusahaan dan entitasnya tak berpotensi bangkrut akibat dampak penyebaran virus corona. “Pandemi COVID-19 tidak berdampak pada permasalahan hukum yang bersifat material perseroan dan/atau entitas anak seperti gugatan pailit,” terang surat resmi terkait.

Kini demi meminimalisir kerugian perusahaan, perseroan berkode emiten FAST ini mengharapkan operasional dapat kembali dibuka kembali. Terrmasuk makan di tempat (dine in) dengan kapasitas terbatas sesuai dengan arahan pemerintah.

”Perseroan menjalankan beberapa langkah untuk meningkatkan pendapatan semaksimal mungkin dengan cara menyediakan menu dengan harga terjangkau,” ujar manajemen. “Dan memperluas jenis layanan yang dapat diberikan kepada pelanggan.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts