Moskow Revisi Angka Kematian COVID-19, Jumlahnya Bengkak Dua Kali Lipat
Dunia
Pandemi Virus Corona

Departemen Kesehatan Moskow mengatakan jumlah kematian direvisi setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah jenazah. Mereka mengkonfirmasi penyebab ratusan kematian memiliki tes awal negatif virus corona.

WowKeren - Otoritas Moskow, Rusia, merevisi angka kematian pasien virus corona (COVID-19) pada April. Moskow mencatat dua kali lipat jumlah kematian yang dikonfirmasi. Departemen Kesehatan mengatakan, jumlah kematian yang sebenarnya adalah 1,561 bukan 639 seperti yang diumumkan sebelumnya.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Kesehatan Moskow mengatakan jumlah kematian direvisi setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah jenazah. Mereka mengkonfirmasi penyebab 169 kematian memiliki tes awal negatif virus corona.


Dilansir BBC pada Jumat (29/5), pada April lalu ada 756 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia bukan karena corona. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ratusan orang tersebut meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19.

Dengan penghitungan baru ini, ada kemungkinan jumlah kematian di seluruh Rusia akan meningkat meski Moskow merupakan episentrum pandemi virus corona. Departemen Kesehatan Moskow menekankan, penghitungan baru menempatkan angka kematian akibat COVID-19 berada di bawah 3 persen dibandingkan kota lainnya. Namun, pihak berwenang mengakui bahwa jumlah kematian pada Mei akan lebih tinggi.

Rusia sendiri tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus corona tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil. Sejauh ini, Rusia telah mencatatkan sebanyak 387,623 kasus COVID-19, dengan lebih dari 4,3 ribu korban jiwa.

Negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin tersebut mencatat sebanyak 159,257 pasien sembuh, sehingga sejauh ini Rusia memiliki kasus aktif mencapai 223,992 pasien.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts