Sebelum gerakan #BlackLivesMatter pecah akibat kematian Floyd, sebenarnya pergolakan etnis kulit hitam yang menuntut keadilan sudah lama dilakukan. Beragam media menjadi sarana protes mereka, termasuk film.
- Jun 6, 2020
WowKeren - Berangkat dari kisah nyata, film "Green Book" mengambil latar waktu 1960-an. "Green Book" bercerita tentang pianis terkenal berkulit hitam Don Shirley, yang mencari sopir pribadi untuk menemaninya dalam tur konser perjalanan darat.
Kemudian seorang pria berkulit putih, Tony Lip, yang baru menuntaskan pekerjaan di kelab malam mencoba melamar dan melakukan wawancara. Dia diterima, tetapi tak mendapat kesan pertama yang baik bagi Don. Sebab, mereka memiliki sikap yang bertolak belakang.
Tony kerap jengkel dengan sikap Don yang terlalu tenang dan berkelas, sementara Tony Lip cenderung sembrono dan kasar. Kendati begitu, perjalanan berkesan di Midwest dengan buku hijau membuat mereka saling mengenal lebih jauh.
"Green Book" sendiri dianggap sebagai film yang menggambarkan sudut pandang berbeda tentang isu rasisme.
(wk/luth)