Pejabat Berani Korupsi Dana Corona, Jokowi Beri Ancaman Ini
Instagram
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Presiden Joko Widodo memberikan ultimatum kepada jajarannya agar jangan berani-berani melakukan korupsi dana penanganan pandemi virus corona (COVID-19) di Indonesia.

WowKeren - Presiden Joko Widodo baru saja angkat berbicara mengenai dana penanganan wabah virus corona (COVID-19) di Indonesia. Ia memberikan peringatan keras kepada jajarannya terkait pengelolaan triliunan dana yang diberikan pemerintah untuk menangani COVID-19.

Jokowi menegaskan jika pengelolaan dana wabah corona harus memiliki tata kelola yang baik dan jelas. Ia mengatakan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi nasional pengawasan internal pemerintah tahun 2020.

”Saya ingin tegaskan bahwa pemerintah tidak main-main soal akuntabilitas,” tegas Jokowi dalam video conference, Senin (15/6). “Pencegahan harus diutamakan, tata kelola yang baik harus didahulukan.”

Tak hanya membahas tata kelola dana COVID-19, Jokowi juga memberi peringatan agar jangan ada pejabat yang berani melakukan tindak pidana korupsi. Ia juga telah mempersilahkan aparat hukum untuk tidak segan-segan melakukan menindak tegas apabila memang terbukti ada pejabat yang korupsi mengambil dana penanganan corona.


”Kalau ada yang masih membandel, niat untuk korupsi, ada mens rea, silahkan bapak ibu gigit dengan keras,” ujar Jokowi. “Uang negara harus diselamatkan, kepercayaan rakyat harus kita jaga.”

Jokowi menegaskan jika uang negara wajib diselamatkan dari tangan-tangan koruptor. Meski demikian, ia meminta agar penegakan hukum dilakukan bagi pejabat yang memang jelas-jelas terbukti melakukan tindakan korupsi. Mantan Wali Kota Solo ini tidak ingin penegakkan hukum besar-besaran justru membuat para pejabat khawatir.

”Saya juga ingatkan jangan menggigit orang yang tidak salah,” ungkap Jokowi. “Jangan menggigit yang tidak ada mens rea, juga jangan menebarkan ketakutan kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya.”

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyampaikan perlunya penekanan dalam upaya pencegahan. Pengawas harus proaktif untuk memperingatkan bila ada potensi masalah dalam tata kelola anggaran dan program tersebut.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts