Cara Berjalan Terlihat Tak Stabil dan Goyah Saat Pidato, Kondisi Kesehatan Trump Dipertanyakan
Getty Images
Dunia

Beredarnya video yang memperlihatkan Trump berjalan dengan tak stabil usai memberikan pidato di West Point ini langsung memicu perbincangan dan beragam spekulasi di media sosial.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan publik lantaran terlihat berjalan tidak stabil dan terlihat goyah usai memberikan pidato di West Point, New York, dalam rangka pembukaan acara kelulusan Taruna Akademi Militer.

Dilansir dari New York Times pada Senin (15/6), beredarnya video yang memperlihatkan Trump berjalan dengan tak stabil ini langsung memicu perbincangan di media sosial. Kejadian tersebut memicu spekulasi tentang kondisi kesehatannya menjelang kampanye pilpres AS.

Seakan tak ingin kondisi kesehatannya dijadikan sebagai opini publik, Trump pun dengan tegas memberikan respons melalui akun Twitter pribadinya. Presiden yang baru saja merayakan ulang tahun ke-74 pada Minggu (14/6) tersebut menyalahkan jalanan yang sangat licin sebagai penyebab dirinya terlihat tidak stabil saat berjalan.


"Jalan yang saya turuni setelah pidato di West Point sangat panjang dan curam, tidak memiliki pegangan dan, yang paling penting, sangat licin," cuit Trump di akun Twitternya.

Cuitan Trump ini rupanya malah menimbulkan spekulasi baru. Pasalnya, sejumlah jurnalis yang meliput acara tersebut di lokasi yang sama mengatakan bahwa saat itu cuaca sedang sangat terik dan kering, pun dengan jalanan yang tak terlalu curam.

Namun terlepas dari spekulasi ini, pidato Trump di West Point ini dilangsungkan di tengah ketegangan dengan pemimpin militer, perselisihan rasial, dan perjuangan nasional pulih dari pandemi virus corona yang membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Dalam pidatonya tersebut, Trump tidak menyebutkan secara gamblang kekacauan rasial yang melanda AS sejak kematian pria kulit hitam George Floyd di tangan anggota polisi kulit putih di Minnesota pada 25 Mei lalu. Sang Presiden juga tak menyinggung perbedaan pendapat di internal militer mengenai ancamannya untuk menggunakan pasukan aktif guna meredam kerusuhan sipil di kota-kota AS akibat rasialisme dan kebrutalan polisi.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait