Tagar #TenggelamkanGerindra Trending Gara-Gara Pernyataan Poyuono, Begini Respons Partai
Nasional

Politisi Gerindra, Arief Poyuono, sempat menyatakan bahwa isu kebangkitan PKI (Partai Komunis Indonesia) dimunculkan oleh kadrun. Hal ini disampaikan Poyuono dalam wawancara di kanal YouTube 'Kanal Anak Bangsa'.

WowKeren - Warganet sempat menggaungkan tagar #TenggelamkanGerindra hingga masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia pada Rabu (17/6) pagi. Tagar tersebut rupanya digaungkan akibat pernyataan politisi Gerinda, Arief Poyuono.

Trending Topic

Twitter

Poyuono diketahui menyatakan bahwa isu kebangkitan PKI (Partai Komunis Indonesia) dimunculkan oleh kadrun. Hal ini disampaikan Poyuono dalam wawancara di kanal YouTube 'Kanal Anak Bangsa'. Kala itu, Poyuono ditanyai pendapatnya mengenai isu kebangkitan PKI.

"Enggak ada, itu cuma isu-isu bohong aja. Isu-isu itu sebenarnya hanya untuk mendelegitimasi Kangmas Jokowi (Presiden Joko Widodo), yang selalu dituduh apapun dia seakan-akan dia ada hubungannya sama PKI," tutur Poyuono dalam wawancara tersebut. "Yang pasti (yang memunculkan isu PKI) ini adalah kadrun, kadrun kadrun ya yang pasti. Yang kedua mungkin orang-orang yang tidak menginginkan adanya perdamaian di Indonesia, yang selalu ingin mengacau yang selalu ingin mendiskreditkan pemerintah yang sah dan konstitusional dengan isu-isu PKI."


Menanggapi pernyataan Poyuono dan juga tagar yang bergema di media sosial, Partai Gerindra pun buka suara. Juru bicara Gerindra, Habiburokhman, menyebut bahwa tagar #TenggelamkanGerindra salah alamat.

"Tagar tenggelamkan Gerindra jelas salah kaprah," terang Habiburokhman pada Rabu (17/6). "Secara logika tagar yang pas itu tenggelamkan Arief Poyuono, dalam artian cabut dukungan politik pada Arief Poyuono."

Sebagai salah satu dari lima jubir resmi Gerindra, Habiburokhman menegaskan bahwa pernyataan Poyuono tersebut tidak berkaitan dengan partai. Habiburokhman juga menyebut bahwa Poyuono sudah tidak diperbolehkan berbicara atas nama Gerindra.

"Sebagai Jubir Gerindra saya tegaskan bahwa statement Arief Poyuono tidak ada kaitannya dengan Gerindra," tegas Habiburokhman. "Sudah lama beliau tidak diperkenankan mengatasnamakan Gerindra."

Lebih lanjut, Habiburokhman mengaku takut Poyuono hanya dijadikan "alat" oleh pihak-pihak tertentu. "Saya khawatir Pak Arief ditunggangi orang yang enggak mau Gerindra besar dan dekat dengan rakyat," pungkas Habiburokhman.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait