Laju Penularan Corona DKI Diklaim Menurun, Anies Baswedan 'Kode' Tak Akan Kembali PSBB
Getty Images
Nasional

DKI Jakarta sudah menjalankan PSBB transisi selama 10 hari belakangan yang diklaim Anies Baswedan memberikan dampak positif. Bahkan ia mensinyalkan tak akan kembali menerapkan PSBB.

WowKeren - Sudah terhitung sepuluh hari DKI Jakarta memasuki fase transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Maksudnya masyarakat akan perlahan-lahan diperkenalkan dengan tatanan hidup baru new normal.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun melakukan evaluasi terhadap keberjalanan PSBB transisi itu, yang ternyata cukup memuaskan. Hal ini terbukti dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut tak ada indikasi Ibu Kota akan kembali ke masa PSBB.

"Sejauh ini, evaluasi selama sepekan hingga 10 hari terakhir, indikator itu tidak nampak," jelas Anies di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (16/6). "Artinya kita sekarang bisa berkata selama satu minggu ini tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kita akan kembali ke PSBB."

Pernyataannya ini didukung dengan sejumlah bukti ilmiah. Salah satunya soal angka reproduksi atau laju penularan (Rt) DKI Jakarta yang menurun bahkan mencapai level di bawah 1, sebagaimana panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


"Dari kemarin kita lihat masih 0,99, masih sama. Artinya cenderung melambat," kata Anies, seperti dikutip dari Tempo pada Rabu (17/6).

Tak hanya itu, Anies juga melihat dari segi epidemiologinya. Artinya memang masih diperlukan waktu lebih panjang untuk bisa mengamati bagaimana dampak dari pemberlakuan PSBB transisi ini.

"Tapi saya perlu garis bawahi bahwa angka yang muncul itu selalu delay 1-2 minggu. Jadi peristiwa yang terjadi dua minggu lalu, baru kelihatan angkanya sekarang," jelas Anies. "Jadi peristiwa selama seminggu terakhir ini, ya kita harus tunggu lagi 1-2 minggu ke depan."

Kendati demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tak menampik bisa saja Ibu Kota kembali ke fase PSBB. Sebab kebijakan ini ditentukan dari bagaimana pola hidup masyarakatnya di tengah pandemi COVID-19 yang memang sangat berisiko di kawasan ramai kerumunan.

"Karena itu pada masa transisi yang memasuki fase sehat, aman dan produktif dengan kegiatan ekonomi, sosial dan budaya yang sudah mulai hidup, perlu semuanya untuk disiplin," pungkas Anies. "Dan perlu menaati protokol kesehatan supaya kita tidak harus kembali lagi (ke masa PSBB)."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait