Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan bahwa orang tua diperbolehkan tidak mengizinkan anaknya mengikuti kegiatan sekolah tatap muka di tengah pandemi.
- Nidya Putri
- Kamis, 18 Juni 2020 - 09:54 WIB
WowKeren - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah memberikan pernyataan resmi terkait pembukaan sekolah pada masa pandemi corona (COVID-19). Nadiem memberikan izin kepada sekolah yang berada di zona hijau untuk dibuka kembali.
Terkait keputusan tersebut, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengatakan jika orang tua diperbolehkan apabila tidak mengizinkan anaknya mengikuti kegiatan sekolah fisik atau tatap muka di tengah pandemi. Ia menyebutkan jika hanya sekolah di zona hijau, yang jumlahnya hanya 6 persen dari keseluruhan, yang boleh menggelar kegiatan belajar-mengajar (KBM) secara fisik.
"Ini pun para orang tua murid dibenarkan untuk tidak mengizinkan anaknya bila keberatan untuk mengikuti cara belajar tatap muka," kata Doni dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X secara virtual, Rabu (17/6).
Doni menambahkan dirinya mengapresiasi langkah Mendikbud Nadiem yang masih memprioritaskan kegiatan belajar di rumah. Dia berpendapat penyelenggaraan kegiatan pendidikan di masa pandemi memang harus dilakukan secara hati-hati.
Terkait pembukaan sekolah di zona hijau pun harus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi daerah masing-masing. "Kegiatan ini hanya bisa dimulai untuk pendidikan menengah atas, sedangkan sekolah dasar dan pendidikan yang lebih rendah belum bisa dimulai, menunggu waktu yang tepat," ujarnya.
Meski begitu, Doni belum bisa memastikan kapan kondisi kembali aman sehingga sekolah bisa berjalan normal kembali. Ia juga meminta seluruh pihak untuk tetap waspada dalam merespons pandemi.
"Semua tergantung kita semua," tuturnya. "Kalau kita sungguh-sungguh memutus mata rantai penularan dan disiplin dengan protokol kesehatan, dengan cepat kita bisa terhindar dari ancaman Covid."
Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim mengumumkan pembukaan sekolah di masa pandemi. Nadiem memperbolehkan sekolah-sekolah di zona hijau untuk mulai melakukan KBM fisik secara bertahap.
Pada dua bulan pertama, hanya jenjang SMP dan SMA yang diperbolehkan buka dengan pembatasan jumlah siswa setiap kelas. Dua bulan wilayah itu masih berstatus zona hijau, sekolah tingkat SD boleh dibuka. Dua bulan kemudian, barulah PAUD diperbolehkan beraktivitas kembali.
(wk/nidy)