Seorang sopir anggota DPRD Jawa Barat memukul pegawai hotel saat diminta untuk memakai masker. Pihak manajemen hotel pun sudah melaporkan kasus tersebut ke polisi.
- Eva Ayu Rahmawati
- Kamis, 18 Juni 2020 - 12:36 WIB
WowKeren - Kasus pemukulan terhadap seorang pegawai hotel di kawasan Cianjur, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. Pemukulan tersebut dilakukan oleh seorang sopir anggota DPRD Jawa Barat pada Selasa (16/6) saat jam sarapan pagi.
Awalnya seorang anggota DPRD diingatkan untuk memakai masker sebelum memasuki area resto di lantai 15, namun ia membentak dan mengancam pegawai hotel tersebut. Tak terima atasannya ditegur, sang sopir pun memukul korban yang berinisial GE. Menurut GE, ia hanya menjalankan prosedur sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.
"Saya harus memastikan semua tamu mengenakan masker sesuai prosedur dan protokol kesehatan. Dia malah mengeluarkan kata-kata ancaman ke saya," ungkap GE dilansir Kompas.com pada Kamis (18/6). "Dia (sopir DPRD) tanya, katanya saya ngomong apa ke bapak itu. Setelah itu langsung memukul. Setelah kejadian itu, saya lalu pergi ke belakang untuk menenangkan diri."
Pihak hotel tempat korban bekerja langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pacet, Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (17/6). Selain itu, pegawai hotel tersebut juga sudah menjalani visum sebagai bukti beserta rekaman CCTV.
"Kita melaporkan tamu hotel yang melakukan pengancaman dan pemukulan terhadap karyawan kami," ujar perwakilan Hotel Le Eminence Puncak, M Rizki Sutrisna. "Laporan kita ke polisi disertai hasil visum dan rekaman kamera CCTV hotel."
Sementara itu, aksi anggota dewan beserta sopirnya tersebut ditanggapi oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jawa Barat, Hasbullah Ahmad. Hasbullah menegaskan bahwa anggota DPRD yang terlibat dalam kasus tersebut akan dipanggil.
"Saya baru dapat beritanya hari ini, nanti kita akan pelajari apakah sopirnya atas arahan dewan sehingga memukul. Lebih jelasnya kalau BK sudah melakukan klarifikasi masalah ini kepada yang bersangkutan," tutur Hasbullah. "Ya, saya menugaskan wakil BK ke pihak hotel mencari tahu masalahnya, baru nanti kita akan menindaklanjuti setelah mendapat info yang akurat."
(wk/evaa)