Gara-Gara Hasil Swab Jenazah PDP Corona, Massa Di Makassar Buat Onar
Nasional

Sejumlah warga baru saja membuat keributan di salah satu rumah sakit Makassar, Sulawesi Selatan. Penyebabnya karena hasil swab test jenazah PDP COVID-19.

WowKeren - Sejumlah warga baru saja membuat keributan salah satu rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan. Keributan tersebut terjadi akibat permasalahan hasil swab test jenazah pasien dalam pemantauan (PDP) virus corona (COVID-19).

Warga pun beramai-ramai memaksa untuk masuk ke dalam rumah sakit. Mereka mendesak masuk untuk melihat dan mengambil hasil swab test jenazah PDP virus corona tersebut.

Keributan ini terjadi di area depan IGD hingga halaman RS sekitar pukul 00.30 WITA. Dampaknya, polisi sampai harus turun tangan demi meredakan kemarahan warga.

Dilansir Detik, pasien PDP COVID-19 yang meninggal tersebut merupakan seorang dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Makassar. Pasien ini meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Warga yang membuat gaduh tersebut diketahui merupakan mahasiswa almarhum.


Pihak rumah sakit menjelaskan kericuhan dipicu setelah hasil swab test jenazah PDP tersebut positif virus corona. Sedangkan pihak kepolisian menyebut keributan mahasiswa tersebut bukan karena mereka menolak hasil COVID-19 sang almarhum.

Kapolsek Mariso Kompol Ahmad Yulias menjelaskan keributan terjadi akibat pihak keluarga ingin menutut penjelasan rumah sakit yang dinilai tidak jelas soal hasil swab test. Terlebih, penjelasan ini dibutuhkan pihak keluarga yang hendak memakamkan jenazah.

”Tidak ada penolakan (pemakaman sesuai protokoler COVID-19),” ujar Kompol Ahmad Yulias seperti dilansir dari Detik, Jumat (19/6). “Tapi dari keluarga dia mau melihat hasil apakah (hasil swab-nya) positif atau tidak, dan kalau memang positif dia ikhlas menerima.”

”Massa yang kelihatan itu bukan dari keluarga, kebetulan almarhum ini dosen,” sambungnya. “Itu simpatisan mahasiswa-nya yang spontanitas memberikan support kepada keluarganya.”

Lebih lanjut kepolisian menjelaskan jika almarhum sebelumnya menjalani perawatan setelah mengeluhkan gejala sesak napas dan ederma pada paru. Hasil pemeriksaan swab test kemudian menyatakan jika pasien dinyatakan positif corona. "Kalau dari pemeriksaan dokter dia positif," tutur Ahmad.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait