Dinkes DKI Diminta Fokus Pada Pencegahan Penularan Corona, Bukan Pengobatannya
Nasional

Total jumlah kasus positif COVID-19 di Ibu Kota telah mencapai 9.385 pasien per Kamis (18/6) kemarin. Dari jumlah tersebut, 4.592 pasien dinyatakan sembuh dan 594 orang dilaporkan meninggal.

WowKeren - Dinas Kesehatan DKI Jakarta diminta untuk berfokus pada pencegahan penularan virus corona, bukan pengobatannya. Hal ini disampaikan oleh Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Komisi E DPRD DKI menyoroti pasar yang kerap menjadi tempat penularan virus corona di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini. "Yang penting di sini, Dinas Kesehatan jangan terjebak untuk melakukan pengobatan saja, tapi ada tindakan preventif, dalam rangka mencegah (penyebaran COVID-19)," tutur Sekretaris Komisi E DPRD DKI, Johnny Simanjutak, pada Jumat (19/6) hari ini.

Selain itu, Johnny juga meminta agar Dinkes lebih gencar melakukan sosialisasi tentang penanganan dan protokol kesehatan di tengah pandemi corona. Beberapa caranya adalah dengan memberi imbauan lewat pendekata, atau memberikan sosialiasi melalui spanduk dan media massa.

"Sosialisasi harus lebih masif, contohnya ada pendekatan persuasif, humanis untuk menyadarkan masyarakat," jelas Johnny. "Kemudian semacam spanduk-spanduk, pamflet, atau menggunakan media, yang paling penting di perkampungan, tanpa kita anggap remeh."


Sosialisasi ini khususnya harus dilakukan di lingkungan yang padat penduduk dan juga pasar-pasar tradisional. "Di perkampungan di pemukiman padat penduduk, disitu sebenarnya yang harus jadi perhatian, pasar tradisional," tutur Johnny.

Lebih lanjut, Johnny juga meminta supaya sinergi antar dinas diperkuat. Dengan demikian, pencegahan penularan virus corona dapat dilakukan dengan optimal.

"Jadi Dinkes harus bekerja sama dengan pihak terkait misal Satpol PP, pihak RT RW setempat, kelurahan, untuk sama-sama, jadi ego sektoral itu sudah harus dikurangi, bahkan ditinggalkan," pungkas Johnny. "Jadi kerjasama, sinergitas di antara hal-hal tadi."

Sebagai informasi, sebanyak 137 pedagang pasar di seluruh Jakarta dilaporkan telah positif terinfeksi corona menurut Dinas Kesehatan DKI. Ratusan pedagang tersebut tersebar di 18 pasar di Ibu Kota.

Sementara itu melansir corona.jakarta.go.id, total jumlah kasus positif COVID-19 di Ibu Kota telah mencapai 9.385 pasien per Kamis (18/6) kemarin. Dari jumlah tersebut, 4.592 pasien dinyatakan sembuh dan 594 orang dilaporkan meninggal.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait