Seorang pria di Denpasar, Bali meregang nyawa gara-gara leher terlilit benang layangan saat mengendarai motor. Video peristiwa nahas itu sempat beredar di media sosial dan menjadi viral.
- Marina Larasati
- Sabtu, 20 Juni 2020 - 12:17 WIB
WowKeren - Seorang pengendara motor bernama I Wayan Losmen dikabarkan meninggal dunia diduga akibat leher terjerat benang layangan. Dalam video yang tersebar di media sosial, terlihat seorang pengendara sepeda motor tiba-tiba jatuh di tengah jalan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Tukad Penataran, Serangan, Denpasar Selatan pada Kamis (18/6).
Warga di sekitar lokasi pun langsung mengangkat tubuh korban ke tepi jalan. Warga yang lain membantu meminggirkan motor korban ke sisi sebalah kanan jalan.
Lokasi jalanan sempat tersendat karena adanya insiden ini. Hal ini lantaran para pengendara yang penasaran dan malah memperlambat laju kendaraan. Video ini juga sempat diunggah ulang oleh akun Instagram @nenk_update.
Kanit Laka Lantas Polresta Denpasar, Iptu Ni Luh Tiviasih membenarkan kabar berikut. "Iya benar (terlilit di lehernya). Pengendara tersangkut tali layangan sehingga hilang keseimbangan," kata Tiviasih dilansir dari Merdeka, Sabtu (20/6).
Kronologinya, saat itu korban mengendarai sepeda motornya dari arah utara menuju selatan. Kemudian, setibanya di TKP, korban tersangkut benang layangan yang melintang dari barat ke timur. Hal itu menyebabkan korban hilang keseimbangan dan menabrak alat berat.
"Karena kelilit benang layang-layang itu. Kemudian oleng kendaraan dia nabrak mobil buldoser. Meninggal di tempat, hidungnya keluar darah. (Jenazah) di RSUP Sanglah," imbunya.
Sementara, dari pemeriksaan rumah sakit, korban mengalami luka robek di perut, dada lebam, dan keluar darah dari hidung. Kini, pihaknya masih mendalami kasus itu, termasuk menyelidiki pemilik layangan yang benangnya melintang di jalan.
"Kita tetap melakukan penyelidikan dan kemudian kita akan kembali lagi untuk memberikan imbauan kepada masyarakat supaya lebih berhati-hati pada saat main layangan. Kemudian, masyarakat yang menggunakan roda dua lebih tertib lagi," ujar Tiviasih.
Video yang sudah ditonton sebanyak 66.856 kali dan mendapat banyak komentar dari para netizen. Mayoritas mereka geram dengan orang-orang yang bermain layangan di jalan.
"Tolong kalau main layangan tuh di lapangan yg luas gada org lalu lalang. Jangan dijalan!" kata seorang netizen. "Gimana yah, kejadian begini udah berapa kali kejadian. Harus gimana gitu biar ga terjadi lagi?" timpal yang lainnya.
"Pak polisi tolong tindaki kalau ada orang main layangan, langsung tangkap saja pak, bahaya ini. Atau suruh mereka main di tepi pantai yang jauh dr keramaian, atau sekalian di tepi jurang yang banyak anginnya biar kalau naikin layangannya biar sekalian jatuh di jurang," tukas netter lain.
(wk/lara)