Salah satu pedagang menuturkan jika aksi para pedagang yang menutup tokonya tersebut lantaran ada informasi yang tersebar jika pada hari ini, Rabu (24/6) akan ada test COVID-19.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 24 Juni 2020 - 14:42 WIB
WowKeren - Pemerintah kian gencar untuk melakukan tes massal guna memutus rantai persebaran virus corona (COVID-19). Namun siapa sangka jika aktivitas ini justru menjadi momok bagi para pedagang pasar.
Seperti yang terjadi di Pasar Gembrong Jakarta. Pasar ini terlihat sepi lantaran pedagang banyak yang memilih menutup lapak. Alasannya, para pedagang ini tak ingin ikut melaksanakan tes cepat maupun tes usap yang dilaksanakan oleh Puskesmas Cempaka Putih.
Dilansir Antara, banyak kios yang tutup. Kondisi ini berbeda dari hari sebelumnya di mana para pedagang beraktivitas seperti biasa. Salah satu pedagang yang mengikuti rapi test, Ujang, menuturkan jika aksi para pedagang yang menutup tokonya tersebut lantaran ada informasi yang tersebar jika pada hari ini, Rabu (24/6) akan ada test COVID-19. Padahal, saat menjelang Lebaran Mei lalu, pedagang nekat membuka lapak dengan dalih tidak ingin sepi pembeli.
"Kemarin dikabarin gak ada ganjil-genap pasar hari ini. Terus kayaknya info tes COVID-19 itu kesebar. Langsung deh pada milih tutup. Giliran Lebaran kemarin pada buka tuh," kata Ujang masih dilansir Antara. "Katanya takut hilang pelanggannya. Nah, sekarang giliran ada tes disamperin ke pasar malah pada milih kehilangan pelanggan nutup tokonya."
Kepala Puskesmas Cempaka Putih Dicky Alsadik pun menyayangkan sikap para pedagang tersebut. Padahal, sudah ada kesepakatan jika tidak ada ganjil genap. Namun para pedagang justru memilih toko untuk tutup.
"Sebenarnya sudah sepakat tidak ada ganjil-genap untuk pedagang biar diperiksa swab test dulu," kata Dicky yang juga hadir dalam acara tes massal tersebut. "Tapi, malah banyak pedagang yang lebih memilih tutup."
Sementara itu, Lurah cempaka Putih Barat, Parsono, menegaskan akan terus mengejar para pedagang tersebut sampai mereka ikut tes. "Kita pokoknya akan panggil terus mereka. Hari ini menghindar, kita pastikan besoknya ikut pengetesan," kata Parsono.
(wk/zodi)