Sejumlah warga bahkan telah menggelar aksi demo untuk menolak ratusan TKA asal Tiongkok tersebut. Salah satu alasan penolakan warga adalah kekhawatiran mereka terkait virus corona (COVID-19).
- Bertilia Puteri
- Kamis, 25 Juni 2020 - 11:46 WIB
WowKeren - Kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang akan bekerja di proyek pembangunan fasilitas pemurnian nikel di Konawe, Sulawesi Tenggara, menuai pro dan kontra. Sejumlah warga bahkan telah menggelar aksi demo untuk menolak ratusan TKA asal Tiongkok tersebut.
Salah satu alasan penolakan warga adalah kekhawatiran mereka terkait virus corona (COVID-19). Menanggapi polemik ini, Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia pun buka suara.
Konselor Bidang Ekonomi dan Bisnis Kedubes Tiongkok untuk RI Wang Liping menegaskan bahwa para pekerja tersebut akan dipastikan negatif dari virus corona. Ia pun menyatakan bahwa perusahaan Tiongkok akan tunduk pada semua aturan yang berlaku di Indonesia dan menegaskan bahwa ratusan TKA ini merupakan pekerja-pekerja teknis dengan kontrak kerja yang pendek.
"Sebelum kedatangannya, mereka akan jalani tes COVID-19 dan memiliki sertifikat kesehatan. Kelompok ini merupakan pekerja teknik, dalam jangka waktu setengah tahun," tutur Wang dalam konferensi video pada Rabu (24/6). "Tiongkok akan tunduk pada aturan di Indonesia."
Lebih lanjut, Wang juga meminta agar masyarakat setempat tak mengkhawatirkan potensi para pekerja membawa virus corona. Pasalnya, pihak perusahaan disebut akan menerapkan cara untuk menghindari virus corona seperti di Tiongkok. Cara tersebut diklaim telah sukses menghadapi pandemi.
Para pekerja asal Tiongkok tersebut akan melakukan tes COVID-19 sebelum terbang ke Indonesia. Para pekerja juga disebut akan melindungi diri selama perjalanan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Mungkin ada teman-teman yang khawatir terhadap risiko personel dari luar negeri, yang ingin saya sampaikan perusahaan Tiongkok telah serap pengalaman lawan pandemi yang sukses," jelas Wang. "Sebelum masuk ke Indonesia, mereka juga akan melakukan tes COVID-19, dan melindungi diri sendiri selama perjalanan supaya bebas virus. Maka teman-teman bisa lega hati."
Menurut Wang, para pekerja ini akan didatangkan secara bertahap ke Indonesia. Setiap perjalanan pun akan didampingi oleh tenaga medis. Pemerintah Indonesia sendiri telah mengizinkan ratusan TKA asal Tiongkok tersebut untuk masuk ke Konawe.
"Diketahui bahwa pekerja Tiongkok sudah disetujui pemerintah pusat dan pemerintah daerah di taman industri di Sulawesi," pungkas Wang. "Mereka akan datang secara bertahap dalam waktu dekat, dan akan datang didampingi staf medis."
(wk/Bert)