DPR Umumkan 10 Anggota Staf Positif Terinfeksi Virus Corona
Twitter
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru saja mengumumkan jika ada 10 anggota stafnya yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Begini penjelasannya.

WowKeren - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru saja mengumumkan jika 10 anggota staf mereka di Kompleks Parlemen dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Pengumuman ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR Alex Noerdin.

Alex mengabarkan berita ini dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Dirut PT Pertamina (Persero). Ia mengaku baru saja mendapatkan kabar mengenai anggotanya yang terkena virus corona.

Meski demikian, Alex enggan membeberkan lantai maupun unit kerja anggota staf DPR yang terinfeksi COVID-19. Dalam kesempatan itu, ia langsung memberi peringatan kepada peserta rapat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona.

”Bapak, ibu, sekalian pengumuman penting patuhi protokol kesehatan,” kata Alex dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Senin (29/6). “Baru didapat kabar lima menit yang lalu di lantai atas, saya enggak sebut lantai berapa, sepuluh orang ditemukan positif.”


Kabar mengenai bagaimana anggota staf DPR terinfeksi COVID-19 sendiri masih belum mendapatkan kejelasan secara rinci oleh Sekjen DPR Indra Iskandar. Namun, Sekretaris Fraksi Partai NasDem Saan Mustopa mengonfirmasi ada tujuh orang pegawai di fraksinya yang reaktif.

Saan menjelaskan hasil tersebut keluar setelah Fraksi NasDem menggelar rapid test pada Senin (30/6) terhadap 143 orang karyawan. “Saya enggak tahu kalau sepuluh itu. Kita Nasdem ada tujuh, malam ini kita lakukan swab langsung,” jelas Saan seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (30/6).

Lebih lanjut Saan menjelaskan jika fraksinya memang rutin menggelar rapid test selama dua minggu sekali. Rapid test tersebut telah dilakukan sejak masa sidang di persidangan IV pada Senin (15/6) lalu.

Partai NasDem lantas menjelaskan mengenai nasib 7 karyawannya yang dinyatakan reaktif. Ketujuh karyawan tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani swab test PCR guna memastikan diagnosis.

Kini, NasDem telah memerintahkan seluruh karyawan mereka untuk kembali bekerja dari rumah. “Benar (diimbau kerja di rumah) karena kita ingin steril dulu yah,” pungkasnya.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts