Mendikbud Nadiem Larang Mahasiswa KKN ke Luar Kota Saat Pandemi, Beri Saran Ini
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim tidak menyarankan mahasiswa untuk melakukan program kuliah kerja nyata (KKN) di luar kota saat pandemi COVID-19 lantaran berisiko terinfeksi virus corona.

WowKeren - Adanya wabah corona (COVID-19) tak jarang menghambat laju pendidikan di Indonesia. Kali ini kekhawatiran muncul dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim terkait program kuliah kerja nyata (KKN).

Nadiem melarang para mahasiswa yang akan melaksanakan program KKN di luar kota saat pandemi COVID-19 belum hilang. Pasalnya, hal ini akan berpotensi menyebarkan virus mematikan tersebut.


"Kami tidak ingin banyak mahasiswa naik pesawat (untuk pergi KKN) dan bisa berpotensi menyebarkan COVID-19," kata Nadiem dalam acara peresmian KKN daring Universitas Gadjah Mada melalui konferensi video, Senin (29/6).

Meski begitu, Nadiem tetap mengizinkan para mahasiswa untuk melaksanakan KKN secara tatap muka di daerah tempat tinggal atau kampus masing-masing. Namun, dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan corona sesuai dengan saran WHO dan Gugus Tugas COVID-19. "Tapi harapan saya banyak aktivitas di dalam kota, kampus sendiri yang bisa dilakukan tatap muka tanpa harus berkumpul ramai-ramai," ujarnya.

Nadiem menyatakan keputusan tersebut serupa dengan pelaksanaan tahun ajaran 2020/2021 pada pendidikan tinggi. Ia memutuskan semua pembelajaran kampus dilakukan secara daring, namun mahasiswa bisa tatap muka pada kegiatan tertentu.

Menurutnya, tidak semua kegiatan kuliah dilakukan secara daring, termasuk program KKN, penyelesaian skripsi, maupun kegiatan di laboratorium. "Full satu semester misalnya mau internship di industri yang sudah dibuka dengan protokol kesehatan. Itu akan kita perbolehkan," paparnya. "Dan itu harusnya universitas juga memberikan kebebasan akan hal itu."

Kendati demikian Nadiem mendorong agar perguruan tinggi lain turut melakukan inovasi di tengah pandemi, seperti KKN daring. Nadiem juga menyarankan mahasiswa juga membantu siswa pendidikan dasar dan menengah belajar di rumah. Karena masih banyak siswa yang terkendala akses teknologi maupun sulit beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam membenarkan mahasiswa bisa KKN tatap muka di dalam daerah domisili atau kampus. Namun, ia menghimbau agar mahasiswa melakukan KKN secara daring.

"Kegiatan yang menyangkut interaksi fisik harus dihindari," kata Nizam dilansir CNNIndonesia. "Kalaupun ada kegiatan yang face-to-face harus dipastikan aman dan terjaga kesehatan mahasiswa maupun masyarakat."

Kegiatan KKN bisa dilakukan tatap muka apabila kampus memastikan keamanan mahasiswa dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di daerah setempat. Aturan teknis terkait KKN di tengah pandemi diserahkan kepada masing-masing perguruan tinggi.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts