Mau Bersepeda di Tengah Pandemi? Ini Jarak Amannya Menurut Gugus Tugas COVID-19
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Masing-masing jenis olahraga berbeda pula anjuran jaga jaraknya. Untuk olahraga jalan cepat, masyarakat diminta untuk menjaga jarak sejauh 5 meter dari orang di depannya

WowKeren - Berolah raga menjadi aktivitas yang tetap perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi. Salah satu yang cukup banyak diminati adalah kegiatan bersepeda.

Saat melakukan kegiatan bersepeda, protokol kesehatan pencegahan COVID-19 harus tetap dilakukan yakni menjaga jarak. Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan jarak aman untuk bersepeda di tengah pandemi adalah sejauh 20 meter.

"Apabila bersepeda, jaga jarak kurang lebih 20 meter," kata Reisa di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (10/7).

Namun jarak ini berbeda bagi mereka yang melakukan jogging ataupun olahraga lari. Reisa menyebut untuk mereka yang olahraga lari maka harus menjaga jarak aman sejauh 10 meter dari orang yang berada di depannya.


Masing-masing jenis olahraga berbeda pula anjuran jaga jaraknya. Untuk olahraga jalan cepat, ia meminta agar masyarakat menjaga jarak sejauh 5 meter dari orang di depannya. "Disarankan untuk berolah raga yang dilakukan, pertama, tanpa berpindah tempat atau dilakukan dengan posisi sejajar minimal dua meter dengan orang lain," ujar Reisa.

Selain jaga jarak, ia juga menyinggung mengenai pemakaian masker. Ia mengingatkan agar masker terus dipakai setiap waktu termasuk saat berolah raga. Olahraga yang disarankan pada pandemi COVID-19 ini adalah olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang yang masih aman untuk menggunakan masker.

Lebih jauh, ia juga menyinggung arah jalur lari. Jalur lari disarankan hanya untuk satu arah saja. Hal ini untuk menghindari tatap muka atau bersinggungan antara pelari satu dengan yang lainnya. "Untuk para pengguna sepeda sebaiknya dipisah dan dilarang masuk ke area taman," tuturnya.

Untuk memastikan pengunjung ruang publik sehat dan tidak menularkan virus, ia meminta agar sebelum memasuki kawasan, suhu tubuh pengunjung diperiksa terlebih dahulu. Mereka juga wajib mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan oleh pihak pengelola area.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts