Diduga Terlibat Perdagangan Manusia Lewat Jual Barang Mahal, Ini Kata E-Commerce Wayfair
Dunia

Sejumlah perabotan rumah mahal dijual di situs e-commerce AS Wayfair dan memancing kecurigaan publik sebagai kedok human trafficking karena memiliki merk yang sama dengan orang-orang hilang.

WowKeren - Belum lama ini perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat, Wayfair, tengah menyita perhatian khalayak luas. Pasalnya perusahaan marketplace daring itu disebut-sebut terlibat dalam penjualan manusia alias human trafficking lewat pemasaran barang-barang berharga mahal.

Konspirasi yang mengungkap dugaan menghebohkan ini sudah beredar viral di beberapa media sosial seperti Reddit, Facebook, hingga Twitter. Pada intinya banyak ditemukan penjualan perabotan rumah dengan harga yang sangat mahal namun memiliki model yang kurang lebih mirip. Yang membuat publik makin curiga, kerap kali nama barang itu didahului dengan nama seseorang.

Diduga Terlibat Perdagangan Manusia Lewat Jual Barang Mahal, Ini Kata E-Commerce Wayfair-1

Twitter/darrianperdue

Diduga Terlibat Perdagangan Manusia Lewat Jual Barang Mahal, Ini Kata E-Commerce Wayfair-2

Twitter/narkotixa

Tak sedikit pula yang mengaitkan dugaan penjualan manusia ini dengan kabar menghilangnya bintang serial "Glee", Naya Rivera. Diketahui sang aktris menghilang dan saat ini di Wayfair juga sedang menjual sebuah karpet dengan ciri-ciri serupa seperti konspirasi yang disampaikan di awal.


Ada pula yang mengungkap bukti keterlibatan Wayfair ini dengan kasus Nth Room. Sebagai pengingat, kasus tersebut sangat ramai dibicarakan di Korea Selatan karena menjadi skandal prostitusi, pelecehan perempuan dan anak-anak serta perdagangan manusia yang sangat menghebohkan.

Diduga Terlibat Perdagangan Manusia Lewat Jual Barang Mahal, Ini Kata E-Commerce Wayfair-3

Twitter/narkotixa

Yang kemudian membuat publik makin curiga, kebanyakan barang-barang "janggal" ini hanya ada satu buah dalam setiap kali penjualan. Selain itu, usai konspirasi ini ramai dibahas, secara mendadak barang-barang janggal tersebut tak lagi dijual di Wayfair. Tak pelak poin-poin yang terungkap makin membuat publik curiga Wayfair merupakan "wadah" penjualan anak berkedok perabotan rumah unik nan mahal.

Kendati demikian Wayfair sudah menyatakan dengan tegas tak terlibat dalam segala konspirasi yang dituduhkan kepadanya. Perusahaan yang berdiri sejak 2002 itu, seperti dilaporkan Business Insider meyakini bahwa produk yang dijual di situsnya sudah sesuai dengan harga pasar serta perhitungan penjualnya.

"Tentu saja tidak ada kebenaran di balik klaim tersebut," tegas Wayfair pada Jumat (10/7) kemarin. "Produk yang menjadi pertanyaan publik adalah kabinet (jenis perabotan rumah yang dipermasalahkan) dengan kualitas terbaik yang sudah sesuai patokan harganya."

"Menentukan wajar atau tidaknya harga barang lewat sebuah foto dan deskripsi singkat dari penjual memang tidak mungkin," imbuh Wayfair, dilansir pada Senin (13/7). "Karena itulah kami menarik sementara barang tersebut dari situs untuk membenahi nama dan menyediakan deskripsi dan foto yang bisa menjelaskan lebih jelas soal mahalnya harga yang dipatok."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts