Begini Cara SMP Di Kota Pasuruan Gelar Masa Orientasi Dengan Tetap Taati Protokol Kesehatan
apaitumos.blogspot.com
Nasional

Menyambut tahun ajaran baru, sekolah-sekolah di Kota Pasuruan menyiapkan sarana dan prasarana untuk bisa tetap menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan masa orientasi.

WowKeren - Siswa di Kota Pasuruan telah melaksanakan sistem belajar di rumah (daring) untuk awal tahun ajaran baru. Namun sebelum itu, sejumlah siswa datang ke sekolah untuk mengambil bahan belajar dan pengenalan singkat lingkungan sekolah.

"Hari pertama tahun ajaran baru, untuk siswa yang baru naik itu kan belum punya bahan pelajaran jadi memang mereka mengambil di sekolah," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Endang Nurmiyati mengutip dari Detik.com, Senin (13/7). "Kalau nggak ada bahan untuk belajar bagaimana anak-anak mau belajar di rumah."

Lebih lanjut, Endang lantas menerangkan bahwa siswa yang datang ke sekolah untuk mengambil bahan ajar dijadwalkan sehari hanya satu kelas. Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan masa orientasi terlaksana dengan tetap menerapkan physical distancing.

Tak hanya itu, waktu pembekalannya pun diupayakan dilakukan dengan singkat dan tidak memakan waktu lama. "Secara bertahap, satu hari satu kelas dan tetap harus patuh protokol kesehatan. Waktunya juga tidak lama, di sekolah hanya mengambil bahan ajar," terang Endang.


Endang mengatakan, tidak semua sekolah yang meminta siswanya datang mengambil bahan ajar. Sebagian sekolah meminta wali murid yang datang. "Bila dipandang perlu, bisa diantarkan ke rumah masing-masing," jelas Endang.

Sementara itu, untuk siswa yang naik tingkat dari SD ke SMP, sekolah mengelar masa orientasi siswa (MOS). Namun pelaksanaan MOS tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Mengingat wabah virus Corona (Covid-19) masih mengancam kesehatan masyarakat. "Protokol harus dijalankan. Dan waktunya dipersingkat," terang Endang.

Di SMP 8 sendiri, kegiatan MOS digelar di halaman dan aula agar peserta bisa saling jaga jarak. Selama kegiatan para siswa tetap harus menjaga jarak. Para siswa yang mengikuti MOS dijadwal bergiliran sesuai nomor urut. "Hanya pengenalan singkat. Dilakukan di aula agar bisa jaga jarak," terang salah seorang staf.

Saat ini, sekolah-sekolah di Kota Pasuruan memang sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk bisa tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga jika sewaktu-waktu zona hijau, sekolah sudah siap melaksanakan belajar tatap muka.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts