BREAKING: Penambahan Kasus Menurun, Positif COVID-19 Indonesia Hampir Capai 77 Ribu
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebut banyak dari kasus yang terkonfirmasi positif berasal dari pasien yang tidak menampakkan gejala.

WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali mencatat penambahan kasus positif COVID-19 pada hari ini, Senin (13/7). Selama 24 jam terakhir, tercatat ada penambahan kasus COVID-19 di Indonesia sebanyak 1.282 pasien.

Dengan begitu, jumlah total keseluruhan kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 76.981. "(Penambahan) kasus terkonfirmasi positif 1.282 orang, sehingga totalnya menjadi 76.981 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (13/7).


Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh juga meningkat dari hari sebelumnya sebanyak 1.051. Hingga hari ini, jumlah kumulatif pasien sembuh di Indonesia ada 36.689 dan pasien meninggal sebanyak 3.656.

Lebih jauh, Yurianto kembali mengingatkan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Sebab, masih bertambahnya kasus tak lepas dari masih adanya penularan virus di tengah-tengah masyarakat.

Terlebih lagi, banyak dari kasus yang terkonfirmasi positif selama beberapa minggu terakhir tersebut berasal dari pasien yang tidak menampakkan gejala. Oleh sebab itu, Yurianto menekankan agar orang tanpa gejala (OTG) bisa lebih disiplin melakukan isolasi mandiri selama 14 hari agar tidak menularkan ke orang lain.

Yurianto kembali menegaskan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Selain menjaga jarak sejauh 2 meter, juga memakai masker meskipun berada di lingkungan orang-orang dekat. Sebab, kita tidak tahu siapa yang "membawa " virus tersebut.

Lalu, bagi masyarakat yang tengah berada di dalam kendaraan umum, Yurianto juga mengimbau agar penumpang tidak banyak bicara. Begitu juga dengan makan dan minum. Hal itu untuk menekan seminimal mungkin penularan COVID-19.

Selain itu, Yuri juga menyarankan masyarakat untuk memperhatikan sirkulasi udara yang baik di ruangan yang digunakan untuk beraktivitas. Misalnya dengan membuka jendela setiap hari.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah mengakui jika virus corona terbukti mampu menyebar melalui udara melalui partikel kecil. Penularan virus COVID-19 di ruang tertutup pun disebut lebih tinggi dibanding ruangan terbuka.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts