BREAKING: COVID-19 Capai 78.572 Kasus, Tambahan Pasien Sembuh   Hampir Seribu Orang
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Berdasarkan persebarannya, Jawa Timur kembali menjadi provinsi yang melaporkan kasus harian tertinggi dengan 353 kasus baru pada hari ini. Kemudian disusul oleh provinsi DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.

WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali melaporkan perkembangan kasus virus corona (COVID-19). Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, melaporkan 1.591 kasus baru pada Selasa (14/7) hari ini.

Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 di Indonesia kini telah mencapai 78.572 pasien. "Kita mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.591 orang, sehingga totalnya sekarang kita telah mencapai 78.572 orang," tutur pria yang akrab disapa Yuri tersebut dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube BNPB Indonesia.


Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 947 orang pada hari ini. Dengan demikian, total angka kesembuhan COVID-19 Indonesia kini telah mencapai 37.636 orang.

Kemudian jumlah pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia bertambah sebanyak 54 orang pada hari ini. Dengan demikian, total kasus kematian akibat COVID-19 di Indonesia kini telah mencapai 3.710 jiwa.

Update Corona

YouTube/BNPB Indonesia

Berdasarkan persebarannya, Jawa Timur kembali menjadi provinsi yang melaporkan kasus harian tertinggi dengan 353 kasus baru. Kemudian disusul oleh provinsi DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.

"Yang pertama adalah Jawa Timur hari ini melaporkan 353 kasus baru dan 352 sembuh. Kemudian DKI Jakarta 268 kasus baru dengan 120 sembuh," jelas Yuri. "Sulawesi Selatan 197 kasus baru dan 144 sembuh. Kalimantan Selatan 161 kasus baru dan 54 sembuh. Sumatera Utara 130 kasus baru dengan 20 sembuh.

Meski demikian, ada 20 provinsi yang melaporkan kasus baru di bawah 10. Lalu ada lima provinsi yang melaporkan nihil kasus baru pada hari ini, antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lebih lanjut, Yuri mengingatkan bahwa data ini menunjukkan jika penyebaran COVID-19 masih saja terus terjadi. Salah satu penyebabnya, tutur Yuri, adalah protokol kesehatan yang belum dijalankan dengan baik.

"Kami mengingatkan kembali, gunakan masker. Pada saat berada di transportasi publik massal atau public transport, usahakan memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berbicara," tegas Yuri. "Tidak makan, tidak minum di dalam kendaraan umum atau di dalam kereta. Kan ini menjadi permasalahan kita. Kemudian patuhi betul penggunaan masker yang baik, yang benar."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts