Kasus Positif Corona di Klaster Secapa TNI AD Turun Jadi 948 Orang
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Sebanyak 359 orang di klaster Secara TNI AD ini telah dinyatakan negatif COVID-19. Dengan demikian, jumlah kasus positif COVID-19 kini telah berkurang menjadi 948 orang.

WowKeren - Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD di Bandung, Jawa Barat, diketahui menjadi klaster corona. Jumlah kasus positif COVID-19 di klaster ini sebelumnya bahkan mencapai 1.307 orang.

Namun demikian, sebanyak 359 orang di klaster Secara TNI AD ini telah dinyatakan negatif COVID-19. Dengan demikian, jumlah kasus positif COVID-19 kini telah berkurang menjadi 948 orang.

"Hasil lab PCR dari swab ke-2 pasien di Secapa AD sampai dengan pagi ini, ada 78 pasien lagi yang dinyatakan negatif," terang Kepala Dinas Penerangan AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus, dalam keterangannya pada Kamis (16/7). "Jadi dari total 1.307 (1.280 + 27) pasien positif COVID-19 di Secapa AD pada pagi ini sudah berkurang 359 orang menjadi tinggal 948 orang."

Selain Secapa TNI AD, Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdik Pom) Kota Cimahi juga diketahui menjadi klaster penularan corona. Di klaster Pusdik Pom ini, sebanyak 101 orang telah dinyatakan negatif COVID-19.


Adapun total 460 orang dari Secapa TNI AD dan Pusdik Pom yang telah dinyatakan negatif corona ini juga akan melakukan donor plasma darah. Hal ini dilakukan untuk menjalani terapi plasma convalensence.

"Sementara 460 pasien positif COVID-19 dari Secapa AD dan Pusdik Pom yang sudah menjadi negatif (359 dari Secapa + 101 dari Pusdik Pom) sudah mulai jalani pemeriksaan awal program donor plasma darah," terang Nefra. "Untuk terapi plasma convalensence."

Di sisi lain, sebanyak 160 pasien positif COVID-19 di Secapa TNI AD kini tengah menerima uji klinis terkait beberapa kombinasi obat. Adapun uji klinis ini dilakukan sesuai pedoman dari BPOM dan merupakan riset dari pengembangan kombinasi obat anti corona antara Universitas Airlangga, BIN, TNI AD.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sendiri telah meminta agar selurus prajurit TNI menjalani tes swab massal. Menurut Prabowo, saat ini TNI ikut diterjunkan untuk mengendalikan pandemi corona, sehingga setiap personelnya harus dalam kondisi prima.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts