Ini Aturan Di Terminal Soal Keluar-Masuk Surabaya Wajib Bawa Bukti Bebas Corona
https://www.suarasurabaya.net/
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pekerja yang keluar masuk Kota Surabaya wajib menunjukkan bukti bebas virus corona dari hasil swab test dan rapid test. Bagaimana aturan di terminal?

WowKeren - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menerapkan aturan wajib rapid test bagi pekerja yang setiap hari keluar masuk Surabaya. Pekerja maupun warga yang keluar masuk Kota Pahlawan harus menunjukkan surat keterangan bebas virus corona, baik melalui swab test ataupun rapid test.

Aturan tersebut rupanya juga akan diterapkan di terminal, salah satunya adalah Terminal Bungurasih, Waru, Sidoarjo. Kepala Terminal Bungurasih, Imam Hidayat mengatakan pihaknya memang harus mengikuti protokol tersebut karena sudah diatur dalam Perwali No 33 Tahun 2020 tentang new normal dari Perwali No 28 Tahun 2020.


Imam menjelaskan pihaknya juga telah menerapkan sejumlah protokol lainnya untuk para penumpang yang naik bus dari terminal Purabaya menuju Surabaya. Meski demikian, ia turut mengeluhkan minimnya penumpang bus kota.

Selama pandemi virus corona, Imam mengatakan sudah banyak bus yang tidak beroperasi lagi. Imam menilai hal tersebut disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang masih takut dengan ancaman penularan virus corona di sektor transportasi umum.

”Tetap kalau ada perwali dan peraturan baru kita sesuai protokol kesehatan dan aturan yang diberlakukan di terminal,” jelas Imam seperti dilansir dari Detik di Surabaya, Kamis (16/7). “Kalau di terminal sebenarnya sudah diterapkan, tapi untuk bus kota penumpangnya ndak ada.”

”Armadanya kadang jalan, kadang ndak jalan. Kalau penumpangnya ndak ada ya kadang ndak jalan yang ke Surabaya," sambungnya. “Tapi untuk bus kota penumpangnya ndak ada dan busnya jarang yang jalan. Apalagi setelah pandemi ini banyak penumpang entah takut atau gimana.”

Imam turut membeberkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang dilakukan pihaknya bagi penumpang bus dari luar kota. Penumpang bus dari luar kota sejauh ini selalu diperiksa suhu tubuhnya saat akan turun ke terminal. Selain itu, mereka juga diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan.

”Ya tetap kita periksa kesehatan, cuci tangan, pakai masker,” jelas Imam. “Kita lihat surat sehatnya, kalau ada rapid test ya monggo. Tapi kebanyakan kalau penumpang pakai rapid test, ada juga yang ndak.”

Selain penumpang, Imam juga menjelaskan mengenai protokol dari para pekerja di sektor transportasi umum seperti sopir, kondektur hingga kenek. Pihak terminal telah menerapkan aturan kepada para pekerja agar mengikuti seluruh protokol saat mengendarai armada mereka seperti memakai masker dan membawa surat keterangan sehat. Jika ada yang melanggar, Imam mengatakan akan ada sanksi tegas.

”Untuk kru dari bus kita minta surat keterangan sehat, untuk pemeriksaan surat-surat ada surat sehat, surat armada sendiri harus lengkap dan masih berlaku,” papar Imam. “Kemarin sempat ada yang ndak pakai masker yang jalur Madura, saya suruh keluar. Ndak saya kasih toleransi apapun alasannya.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts