Kantor pusat PT PLN (Persero) yang berlokasi di Jalan Trunojoyo Blok M, Jakarta Selatan ditutup untuk sementara menyusul 2 pegawainya yang dinyatakan positif corona (COVID-19).
- Nidya Putri
- Senin, 20 Juli 2020 - 15:06 WIB
WowKeren - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menutup sementara kantor pusat yang berlokasi di Jalan Trunojoyo Blok M, Jakarta Selatan. Keputusan ini diambil usai 2 karyawannya dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19).
PLN akan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home atau WFH) menyusul adanya karyawan yang dinyatakan positif COVID-19. "Kantor sedang di-disinfektan. Seluruh karyawan WFH sampai Jumat tanggal 24 Juli," demikian bunyi pengumuman dari PLN tersebut. "Semalam baru diumumkan kepada karyawan, setelah 2 karyawan diketahui positif swab, berdasarkan hasil saat pemeriksaan swab seluruh karyawan pada minggu lalu."
Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi memastikan, selama kebijakan WFH diterapkan pasokan listrik tetap aman. Ia menjelaskan, dalam pengoperasiannya PLN didukung berbagai teknologi, seperti presensi karyawan berbasis aplikasi geotagging, mekanisme rapat berbasis daring, surat menyurat menggunakan Aplikasi Management Surat (AMS) Korporat serta penyimpanan dan transfer data kerja melalui system cloud. "Kami pastikan pasokan listrik pelanggan tetap terjaga selama pemberlakukan konsep WFH," katanya.
Selain itu, Agung menyebutkan, petugas yang harus tetap berada di pusat-pusat pengontrolan dan pemeliharaan listrik, tetap bekerja dengan meningkatkan standar kesehatan tinggi. "Petugas penjagaan dan pelayanan di lapangan tetap berjalan seperti biasa," paparnya. "Kami memahami bahwa ketersediaan listrik di rumah-rumah merupakan kebutuhan vital yang tidak boleh mengalami gangguan."
Adapun karyawan yang tetap bekerja di kantor ialah, Operator, Petugas Control Room, Dispatcher, Pelayanan Teknik, Pemeliharaan, Pelayanan Pelanggan atau Contact Center, Tenaga Medis, dan sebagainya yang tidak dapat ditinggalkan secara operasional akan tetap bekerja dengan mengikuti protokol Kesehatan yang berlaku.
"Bagi yang bekerja protokol COVID -19 kami perhatikan," tandasnya. "Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima dan sehat, sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal dalam menjaga pasokan listrik bagi masyarakat."
(wk/nidy)