Ditemukan seorang anggota DPRD di Probolinggo reaktif virus Corona. Kendati demikian, kantor langsung melangsungkan swab test massal untuk semua anggota Dewan.
- Lailatul Maghfiroh
- Senin, 20 Juli 2020 - 15:57 WIB
WowKeren - Salah satu anggota DPRD Kota Probolinggo,Jawa Timur dari Fraksi PPP dinyatakan reaktif setelah melakukan kunjungan kerja di Bali, Minggu lalu. Akhirnya, semua anggota dewan mengikuti tes swab massal.
Menurut Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, tes swab dilakukan guna mengantisipasi terjadnya penyebaran COVID-19. Sebab selain ada sopir anggota dewan yang positif COVID-19, ada juga anggota DPRD yang reaktif saat rapid test. Kemudian ada anggota dewan yang positif COVID-19, namun datanya masih dirahasiakan.
”Ada indikasi sopir berdasarkan hasil swab positif. Dan hasil swab terbaru belum kami buka suratnya masih tertutup dan tidak untuk konsumsi publik,” kata Mujib, Senin (20/7). "Tujuan kita lakukan pemeriksaan tertinggi dengan langkah swab, setelah ada salah satu sopir anggota DPRD positif dan anggota DPRD reaktif. Untuk anggota DPRD Kota Probolinggo yang positif, saya dapat surat tertutup tidak boleh dipublikasikan."
Diketahui pula bahwa sebelumnya anggota DPRD yang terpapar COVID-19 tersebut sempat melakukan Banggar (badan anggaran) dan Bamus (badan musyawarah) untuk studi banding terkait penanganan dan mengatasi penyebaran COVID-19 ke Bali.
"Setelah anggota Bamus dan Banggar melakukan Kunker ke Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Tabanan, kita melakukan swab ke semua anggota DPRD Kota Probolinggo," ujar Kasubag Umum Sekretaris DPR Kota Probolinggo, Mardi Prihartini.
Lebih lanjut, diterangkan bahwa ada 30 anggota DPRD yang menjalani tes swab. Yang mana tes swab oleh Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Satgas COVID-19 Kota Probolinggo itu dilakukan di ruang rapat Komisi III DPRD.
Selain itu, terkait informasi adanya anggota DPRD dan sopir anggota Dewan yang positif tersebut, Mujib langsung me-lockdown kegiatan di kantor dewan. ”Untuk sementara kegiatan kantor dewan diliburkan sementara. Kegiatan akan kita lakukan secara virtual," tegas Abdul Mujib.
Sementara itu, data kasus positif COVID-19 di Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, hingga saat ini telah mencapai 161 orang. Yang masih dirawat 50 orang. Yang sembuh ada 106 orang dan 5 orang meninggal.
(wk/lail)