Heboh Syarat Tabungan Rp 100 Juta Bagi Mahasiswa Seleksi Mandiri, ITB   Beri Penjelasan
https://ditsp.itb.ac.id/
Nasional

Media sosial ramai membahas persyaratan bagi mahasiswa yang lolos Seleksi Mandiri Institut Teknologi Bandung (SM-ITB) untuk melampirkan Jaminan Kemampuan Keuangan orangtua dalam bentuk tabungan sebesar Rp 100 juta.

WowKeren - Persyaratan mahasiswa lolos Seleksi Mandiri (SM) Institut Teknologi Bandung (ITB) sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya, setelah lulus seleksi, mahasiswa disyaratkan harus melampirkan Jaminan Kemampuan Keuangan (JKK) orangtua/wali untuk biaya pendidikan dalam bentuk tabungan sebesar Rp 100 juta.

Salah satu calon mahasiswa jalur SM-ITB yang menyuarakan keresahannya adalah Muhammad Dwi Iranto. Melalui akun Twitter- nya, @mudirans, ia mengunggah tangkapan layar persyaratan untuk peserta yang lulus SM-ITB.

"Setiap calon mahasiswa yang dinyatakan lulus Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020 akan diminta untuk memberikan Jaminan Kemampuan Keuangan, dalam belum rekening bank milik orangtua/penanggung jawab biaya pendidikan peserta yang bersangkutan, dengan nominal minimum sebesa Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah)," demikian kutipan persyaratan yang diunggah. "Salinan bukti rekening tersebut harus diunggah peserta yang bersangkutan pada saat pelaksanaan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2020."

SM-ITB

Twitter/@mudirans


Menanggapi hal ini, pihak ITB pun buka suara. Direktur Pendidikan ITB, Arief Hariyanto, menjelaskan bahwa SM-ITB adalah seleksi penerimaan mahasiswa non- subsidi.

Jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur SM-ITB hanya sebesar 30 persen dari total kapasitas. Menurut Arief, tujuan seleksi mandiri ini adalah untuk memberikan subsidi silang bagi mahasiswa lain yang tak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT) penuh.

"Program seleksi mandiri merupakan Program Pendidikan Non Subsidi yang bertujuan untuk memberikan subsidi silang kepada mahasiswa lain yang tidak mampu membayar UKT penuh," jelas Arief dilansir detikcom pada Selasa (21/7). "Diharapkan SM-ITB ini menjadi salah satu alternatif untuk memberikan subsidi silang kepada mahasiswa-mahasiswa ITB yang tidak mampu membayar UKT secara penuh, yaitu Rp 12,5 juta."

Karena SM-ITB adalah program non-subsidi, maka pihak kampus membutuhkan jaminan komitmen dari orangtua mahasiswa yang lolos seleksi. Adapun jaminan komitmen tersebut ditunjukkan salah satunya melalui surat keterangan dari bank.

"Karena Program Seleksi Mandiri ini adalah program NON SUBSIDI maka ITB membutuhkan jaminan komitmen dari orangtua/wali/sponsor dari mahasiswa yang diterima melalui program Seleksi Mandiri, bahwa mereka akan mampu membayar UKT Seleksi Mandiri sebesar Rp 25 juta/semester," papar Arief. "Secara umum, komitmen kemampuan finansial tersebut dapat ditunjukan salah satunya melalui surat keterangan dari Bank. ITB akan selalu berkomitmen untuk memanfaatkan anggaran yang berasal dari UKT Seleksi Mandiri secara transparan dan akuntabel sesuai tujuan awal, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan di ITB."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait