Cegah Pilkada 2020 Jadi Klaster Corona, Mendagri Tito Karnavian Beri Saran Ini
Nasional

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 berpotensi menjadi klaster virus corona, Mendagri Tito Karnavian memberikan saran ini sebagai tindakan pencegahan.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah memastikan jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak akan diadakan di tengah pandemi virus corona (COVID-19) pada Desember 2020 mendatang. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian lantas memberikan saran agar Pilkada 2020 tetap aman dari penularan virus corona.

Demi mencegah terjadinya klaster COVID-19 selama Pilkada, Tito meminta agar protokol kesehatan pencegahan virus corona menjadi bagian persiapan. Ia juga meminta agar masker dan hand sanitizer dapat dijadikan sebagai alat peraga kampanye (APK) oleh calon-calon kepala daerah yang akan maju.

”Saran saya kepada KPU, kalau bisa alat peraganya adalah masker dan hand sanitizer,” saran Tito melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dilansir dari Warta Kota pada Selasa (22/7). “Karena ini adalah senjata penting untuk mem-block tiga jenis penularan COVID-19.”

Menurut Tito, pembagian alat peraga kampanye berupa alat pelindung diri (APD) kepada masyarakat dapat membantu penekanan laju kasus virus corona. Pasalnya, warga akan semakin memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan.


“Jangan sampai pilkada ini jadi klaster baru maka selain alat peraga, nanti pada saat pemungutan suara, semua diberikan alat proteksi,” jelas Tito. “Itu semua disiapkan juga masker, alat cuci tangan, sarung tangan, hand sanitizer untuk para pemilih di TPS.”

Mantan Kapolri ini juga berharap agar pembagian alat peraga kampanye tersebut dapat menjadi momentum untuk menekan dampak sosial ekonomi semasa pandemi. Pasalnya, saat ini banyak masyarakat yang masih melanggar protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas sehari-harinya di luar rumah. Hal tersebut dinilai Tito membuat kebangkitan Indonesia melawan corona semakin berat.

”Yang paling banyak lalai, yaitu penyebaran melalui objek, ini pasti banyak yang lalai,” papar Tito. “Semua benda yang dipegang oleh yang positif kemudian ada semburan atau cairan dari yang positif ke benda itu.”

”Maka akan menular ke benda itu virusnya,” sambungnya. “Kemudian jika benda itu dipegang oleh orang yang negatif, kemudian pegang hidung, wajah, mata, mulut, bisa langsung positif juga.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait