Metode Update COVID-19 Diubah, Pemerintah Diingatkan Tak Semua Orang Bisa Akses Web
Nasional

Pemerintah dinilai seharusnya tetap mengumumkan update jumlah seperti biasa. Hal ini berguna sebagai peringatan untuk masyarakat agar lebih berhati-hati.

WowKeren - Pemerintah telah secara resmi meniadakan pengumuman rutin jumlah kasus corona harian terhitung mulai Selasa (21/7). Jika biasanya update jumlah diumumkan melalui jumpa pers, maka sekarang warga yang ingin mengetahui update tersebut bisa langsung merujuk ke website COVID-19.

Tak pelak, kebijakan ini pun menuai kritik. Salah satunya datang dari Anggota Komisi IX DPR Nur Nadlifah. Menurutnya, pemerintah seharusnya tetap mengumumkan update jumlah seperti biasa. Hal ini berguna sebagai peringatan untuk masyarakat agar lebih berhati-hati.

"Ya menurut saya harus diumumkan, masih harus diumumkan, itu sebagai warning," kata dia dilansir dari Kumparan, Rabu (22/7). "Misalnya sewaktu ketika kan pernah sampai di 2.600 kasus ya, 'oh ini berarti lampu merah'. Jadi, semua masyarakat harus hati-hati."

Pemerintah diingatkan jika tak semua orang bisa mengakses situs corona. Selain itu, di website tersebut juga ada kumpulan grafik dan angka yang belum tentu semua orang mampu mencerna informasinya. "Jadi, penting untuk diumumkan, karena pertama, masyarakat tidak semua bisa melihat website. Yang kedua, itu sebagai warning," ujarnya.


Terkait kegunaan pengumuman sebagai warning, ia mencontohkan ketika beberapa waktu lalu pemerintah mengumumkan klaster perkantoran. Hal ini akan membuat orang lebih waspada. Begitu juga dengan klaster pasar di mana sangat mungkin untuk terjadi kerumunan.

"Misalnya kayak dikasih tahu klaster mana sekarang yang banyak, klaster perkantoran, paling enggak, orang-orang yang berada di kantor ini kan harus menjaga diri betul," kata dia. "Klaster pasar, ya kalau enggak penting penting amat enggak usah ke pasar cukup belanja di tukang sayur."

Oleh sebab itu, ia menilai jika pemerintah tetap perlu untuk memberikan penjelasan terkait perkembangan kasus COVID-19. Bukan hanya sekarang, namun sampai pandemi ini lenyap dari Bumi Pertiwi.

"Sangat penting, bukan hanya untuk sekarang, sampai benar-benar tuntas, walaupun tidak 100 persen (virus corona hilang)," tegasnya menambahkan. "Agar masyarakat itu tahu bagaimana mau melangkah."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait