Jubir Baru Ungkap Alasan Pemerintah Tak Lagi Umumkan Data Corona Harian Dalam Konpers
Instagram/wikuadisasmito
Nasional

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menegaskan bahwa update kasus harian virus corona dapat langsung dilihat di website covid19.go.id.

WowKeren - Pemerintah Indonesia diketahui merombak skema pengumuman data COVID-19 harian. Apabila biasanya mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto melaporkan perkembangan data COVID-19 harian secara langsung melalui konferensi pers, maka kini sudah tidak lagi.

Data kasus baru dan angka kematian harian COVID-19 yang dulu selalu disampaikan oleh Yuri kini hanya ditampilkan di situs covid19.go.id. Perubahan skema pengumuman data ini disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito.

Menurut Wiku, Satgas Penanganan COVID-19 bukannya tidak mengumumkan data harian corona kepada masyarakat. Data tersebut tetap disampaikan setiap harinya, hanya saja tidak lagi secara verbal melalui konferensi pers.

"Bukan tidak mengumumkan, datanya tetap ada bisa dilihat oleh publik dengan baik, media juga bisa melihat seperti biasanya," ungkap Wiku di Jakarta Pusat pada Rabu (22/7) hari ini. "Bedanya adalah disampaikan secara verbal oleh jubir atau tidak, itu saja."


Lebih lanjut, Wiku juga menjelaskan alasan perombakan skema pengumuman data COVID-19 harian ini. Menurutnya, ada hal lain yang perlu disampaikan ke publik.

"Karena ada beberapa hal yang perlu kita sampaikan ke publik, bukan urusan setiap mengumumkan adalah kasus. Kan kasus bisa dilihat semua orang, accessible untuk semua orang," terang Wiku. "Bisa, bisa (diakses melalui website). Media juga bisa liat itu untuk sebarkan ke yang lain kan."

Di sisi lain, Wiku telah "menggantikan" Yuri sejak Selasa (21/7) kemarin. Dalam jumpa pers kemarin, Wiku tidak menyampaikan update kinerja penanganan corona secara lisan.

Namun, Wiku sempat memaparkan angka kesembuhan sebagai kabar baik. Menurut Wiku, kabar baik penting untuk disampaikan ke masyarakat.

"Kasusnya kalau naik ya naik. Jadi kalau kasusnya naik akan kita sampaikan. Tetapi kabar baik itu kan juga penting kan," kata Wiku. "Kan kita tidak mau mengabarkan sesuatu yang negatif saja. Kenaikan kasus itu salah satu yang harus kita sampaikan untuk perbaikan begitu."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait