Tiga pegawai Radio Republik Indonesia di DKI Jakarta dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Direktur SDM dan Umum Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI memastikan jika ketiganya tertular dari lingkungan tempat tinggal.
- Nidya Putri
- Kamis, 23 Juli 2020 - 14:28 WIB
WowKeren - Sejumlah pekerja media dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Salah satunya seperti para pegawai Radio Republik Indonesia di DKI Jakarta yang baru-baru ini terbukti positif corona.
Namun, Direktur SDM dan Umum Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Nurhanuddin mengatakan tiga karyawan yang positif tersebut terpapar saat di luar kantor. Hal ini berdasarkan pelacakan yang dilakukan oleh petugas.
Nurhanuddin mengatakan jika 3 pegawainya tersebut tertular COVID-19 dari lingkungannya masing-masing. “Dua saat WFH, satu saat WFO tapi yang WFO terpapar dari lingkungan atau tetangganya,” katanya, Kamis (23/7).
Akibat hal ini, kantor LPP RRI yang bertempat di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat ditutup mulai 22 Juli-14 Agustus 2020. Para kolega dari ketiga karyawan positif yang sempat bertemu telah melakukan tes swab sejak Rabu (22/7) kemarin.
Meski kantor telah ditutup, siaran 24 jam, khususnya Pro 3, tetap mengudara. Alasannya, satuan kerja pengelola Pro 3, Pusat Pemberitaan RRI, yang berada di lantai 7 gedung A kantor LPP RRI steril dari COVID-19.
Nurhanuddin menjelaskan, ketiga karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu berasal dari bagian Direktorat Teknologi dan Media Baru, RRI Jakarta, dan Voice of Indonesia. Sementara kantor ditutup, Nurhanuddin mengatakan kebijakan bekerja dari rumah alias work from home (WFH) diberlakukan untuk karyawan lainnya.
Para karyawan akan melakukan absensi secara e-presensi. Mereka juga tetap membuat laporan capaian kinerja harian secara daring.
Selama ditutup itu pula pihak LPP RRI meningkatkan frekuensi penyemprotan disinfektan area kantor pada pagi dan sore atau malam hari. “Sebelumnya tiap hari dilakukan penyemprotan disinfektan,” tuturnya.
(wk/nidy)