Achmad Purnomo yang dinyatakan positif COVID-19 menghabiskan banyak waktunya dengan merenung saat dikarantina. Ia akhirnya memutuskan mundur dari Timses Gibran.
- Ruth Meliana
- Senin, 27 Juli 2020 - 14:57 WIB
WowKeren - Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo masih menjalani karantina setelah dirinya dinyatakan positif COVID-19 lewat hasil swab test pada Jumat (17/7) lalu. Dalam menjalani masa-masa isolasi mandiri, Purnomo rupanya menghabiskan banyak waktunya untuk merenung dan berpikir.
Purnomo akhirnya memutuskan untuk mundur dari tim pemenangan bakal pasangan calon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa pada Pilkada Solo 2020 mendatang. Alasannya, Purnomo mengaku ingin beristirahat dari kegiatan politik untuk saat ini, khususnya setelah dirinya terinfeksi virus corona
Sebelumnya Purnomo memang sempat digadang-gadangkan sebagai calon di Pilkada Solo 2020 yang akan diusung PDIP. Tak disangka, PDIP akhirnya memalingkan pilihan pada putra Presiden Joko Widodo, Gibran yang memutuskan untuk maju juga sebagai Calon Wali Kota Solo.
Mengetahui hal tersebut, Purnomo akhirnya memutuskan untuk mengalah dan bersedia menjadi penasehat timses Gibran-Teguh. Namun akibat dirinya terpapar virus corona, Purnomo akhirnya memutuskan batal membantu Gibran bertarung dalam Pilkada 2020 karena ingin memulihkan kondisi kesehatannya terlebih dahulu.
”Memang saya pernah menyatakan siap membantu. Tapi setelah dikarantina saya merenung dan berpikir,” kata Purnomo dilansir dari CNNIndonesia, Senin (27/7). “Akhirnya saya putuskan untuk tidak bersedia jadi apapun di tim pemenangan Gibran-Teguh. Saya pengen istirahat.”
Purnomo mengaku ia telah menyampaikan pengunduran dirinya itu kepada Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Solo, Putut Gunawan melalui pesan WhatsApp. Kini, ia masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya yang berada di Solo sejak pekan lalu.
Mengenai peluang Gibran dalam Pilkada 2020, Purnomo secara blak-blakan meyakini jika sudah pasti Gibran akan menang. “Toh tanpa saya, Gibran pasti menang, nanti kalau ada saya malah mekewuhi (membuat sungkan),” ungkap Purnomo.
Setelah memutuskan untuk tidak terjun ke dunia politik lagi, Purnomo kini akan kembali fokus mengurus keluarga dan bisnisnya. Menurutnya, selama menjadi Wakil Wali Kota Solo, dirinya begitu sibuk sehingga tidak memiliki waktu bersama keluarganya.
(wk/lian)