Gerebek Gudang Beras di Tangerang, BNN Temukan 200 Kg Sabu Dikemas dalam Karung
Nasional

Ratusan kilogram paket narkoba tersebut ditemukan diselundupkan dalam 50 karung berisi jagung kering. Masing-masing berisi 4 paket narkoba seberat 1 kilogram.

WowKeren - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penggerebekan pada gudang beras dan jagung yang ada di Jalan Prabu Siliwangi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang pada Selasa (28/7). Hasilnya, petugas menemukan 200 kilogram paket sabu siap edar.

Ratusan kilogram paket narkoba tersebut diselundupkan dalam 50 karung berisi jagung kering. Masing-masing berisi 4 paket narkoba seberat 1 kilogram.

Kendati demikian, Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari menyebut jika jumlah tersebut bisa saja bertambah. Sebab, petugas belum melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

"Barang bukti sabu atau amfetamin yang kita temukan kurang lebih 200 kilogram," kata Arman, Selasa (28/7). "Namun demikian ini bisa bertambah karena seluruh karung belum diperiksa."

Ratusan sabu tersebut diangkut dalam truk yang memiliki pelat nomor asal Sumatera. Kendati demikian, belum bisa dipastikan apakah sabu tersebut memang dibawa dari Sumatera.


"Besok akan kita jelaskan dari mana asalnya, yang jelas ini kendaraan dari Sumatera ke Jakarta dan sementara disimpan di tempat ini," ujarnya. "Seolah-olah ini adalah gudang beras. Dari sini rencananya akan didistribusikan kepada pemesan."

Dalam kasus ini, BNN berhasil mengamankan sedikitnya 6 orang tersangka. Untuk menyelidiki kasus ini, BNN akan berkoordinasi dengan petugas pemberantasan narkotika di berbagai negara tetangga, terutama di ASEAN.

"Nanti akan kita konfirmasi kembali jaringan mana yang terlibat," tambah Arman. "Oleh karena itu kami akan segera berkoordinasi dengan petugas di negara tetangga terutama Asean."

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Henry Yosodiningrat meminta agar BNN terus berupaya untuk menelusuri kemana ratusan sabu itu akan dikirim. Ia menduga sabu tersebut akan didistribusikan dalam waktu dekat.

"Enggak mungkin itu sabu ditumpuk disitu terus-menerus," ujar Henry dilansir Okezone, Rabu (29/7). "Jadi dengan penangkapan yang ini akan terbongkar jaringan yang panjang. Jangan hanya bongkar ini."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait