Kampanye Masker Door to Door Ala Jokowi Dikritik Berbahaya Karena Alasan Ini
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dalam Rapat Terbatas Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional pada Senin (3/8), Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk menggalakkan kampanye penggunaan masker selama dua minggu ke depan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo sempat meminta istri Menter Dalam Negeri, Tri Suswati, untuk mengkampanyekan penggunaan masker secara door to door bersama tim emberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Hal ini disampaikan Jokowi dalam Rapat Terbatas Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (3/8).

Kampanye masker door to door ala Jokowi tersebut lantas dikritik oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, perintah Jokowi tersebut sangat berbahaya.

"Berbahaya perintahnya, menunjukkan sense of crisis yang tidak berbasis pengetahuan," tutur Mardani pada Rabu (5/8) hari ini. Menurut Mardani, hal yang sebaiknya dilakukan di tengah meningkatnya kasus corona dalam negeri adalah mengurangi pergerakan di luar ruangan, bukan terjun ke lapangan untuk melakukan kampanye door to door.

"Justru yang terbaik sekarang kurangi pergerakan," tegas Mardani. "Memerintahkan untuk turun ke lapangan, bahkan door to door, dengan kasus positif yang tinggi berbahaya bagi ibu-ibu PKK."


Lebih lanjut, Mardani menilai bahwa kampanye penggunaan masker sebaiknya dilakukan melalui perantara teknologi. Contohnya adalah menggencarkan ajakan memakai masker di media sosial, televisi, atau radio.

"Saat ini lebih efektif justru total football melalui teknologi. Seluruh stasiun TV, radio, online, socmed, hingga blasting SMS melalui operator jauh lebih efektif," terang Mardani. "Pantauan big data Google bisa dipakai untuk melihat pergerakan masyarakat. Ayo, Pak Presiden, gunakan sains dan pengetahuan untuk menghadapi COVID-19."

Sebelumnya, Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk menggalakkan kampanye penggunaan masker selama dua minggu ke depan. Mantan Gubernur DKI Jakarta menilai pelibatan ibu-ibu PKK yang akan dipimpin oleh istri Mendagri dalam kampanye protokol kesehatan akan sangat efektif.

"Tapi kalau ibu-ibu siap, saya kira PKK ini saya pikir sangat efektif door to door urusan masker," ungkap Jokowi pada Senin (3/8) lalu. "Perubahan perilaku ini benar- benar harus kita lakukan dengan komunikasi mungkin di TV, di medsos secara masif selama dua minggu ini dengan cara-cara yang berbeda."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts