Ngawi Terjunkan Pendekar Demi Awasi Warga Agar Patuhi Protokol Kesehatan COVID-19
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Demi galakkan kampanye pentingnya penerapan protokol kesehatan selama pandemi corona, Ngawi terjunkan pendekar untuk awasi masyarakat setempat. Seperti apa?

WowKeren - Pemerintah Daerah Ngawi terus menggalakkan kampanye pentingnya penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Hal ini dilakukan demi menekan laju penyebaran kasus virus corona yang semakin meningkat.

Salah satu cara unik yang ditunjukkan Ngawi dalam membina warganya agar patuh aturan adalah dengan menerjunkan pendekar. Selain itu, muslimat hingga PKK juga diterjunkan ke lapangan untuk memberikan sosialisasi dengan membagikan masker secara gratis.

Gerakan kampanye itu dilakukan setelah pemerintah setempat mengadakan diskusi bersama dengan Gubernur Jatim [c=Khofifah Indar Parawansa dan Forkopimda Provinsi Jatim. Rapat tersebut digelar secara online pada Kamis (6/8) sore.

”Kita telah mengikuti zoom meeting Launching Gerakan Jatim Bermasker,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto seperti dilansir dari Detik, Jumat (7/8). “Rapat ini dilakukan bersama Gubernur Jatim dan Forkopimda Provinsi Jatim sore kemarin.


“Kita melibatkan pesilat dan juga para muslimat,” sambungnya. “Dan juga unsur lainnya dalam membagikan masker untuk pencegahan penyebaran COVID-19.”

Adapun pembagian masker ini pertama-tama dilakukan secara simbolis kepada warga Ngawi yang tinggal di daerah risiko tinggi penyebaran COVID-19. Sebanyak 1.400 masker telah disalurkan secara simbolis ke kampung tangguh, Desa Watualang Kecamatan/Kabupaten Ngawi .

Tak sampai disitu, masker beserta sosialisasi juga digencarkan di tempat-tempat umum. Diantaranya meliputi pasar tradisional hingga pengguna jalan. “Kita juga sudah sering membagikan masker untuk pencegahan COVID-19 seperti di pasar dan juga pengendara di jalan,” jelas Dicky.

Hingga Jumat (7/8) siang, Ngawi telah melaporkan total ada 50 pasien virus corona. Oleh sebab itu, diharapkan dengan kampanye pemakaian masker ini dapat membantu Jatim dalam menekan laju penyebaran virus corona.

”Wilayah Ngawi merupakan perbatasan antara Jatim dengan Jateng,” papar Dicky. “Jadi dilakukan pemeriksaan sangat ketat agar provinsi Jatim menjadi zona hijau.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts